28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Pengunjung DTE Minati Terowongan Digital Visualisasi Perjalanan

BADUNG, BALI EXPRESS — Pameran visualisasi perjalanan transformasi digital di Indonesia atau Digital Transformation Expo (DTE) Presidensi G20, diminati banyak warga.

Sejak dibuka Minggu (13/11) lalu oleh Menkominfo Johnny G. Plate, para pengunjung dari berbagai instansi secara bergilir berdatangan melihat visual tersebut di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba mengatakan, DTE ini lebih mengutamakan user experience. Dimana pendaftarannya telah ditutup di angka 4.400 orang pengunjung.

Tercatat total pengunjung dari pembukaan sampai Senin kemarin sudah mencapai 700-an pengunjung. “Ternyata minat masyarakat sangat tinggi untuk menyaksikan bagaimana pengembangan transformasi digital di Indonesia,” jelasnya dalam keterangan persnya, Rabu (16/11).

Baca Juga :  Gubernur Bali Serahkan Sertifikat Asesmen Pengamanan Akomodasi Pariwisata

Dalam visual itu, pada zona pertama pengunjung disambut dengan cuplikan video yang menggambarkan lahirnya era digital. Dimana dunia virtual terus bergerak menjadi sebuah kesatuan, atau disebut dengan Entrance Area-Into the New Era.

Pada zona kedua, para pengunjung memasuki areal The Tunnel of Wonders, sebuah pertunjukan keindahan alam Indonesia yang disuguhkan dengan teknologi visual yang imersif.

Terowongan digital ini membawa pengunjung ke lima destinasi pariwisata super prioritas di Nusantara. Likupan, Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba dan Mandalika.

Selanjutnya pada zona tiga, disebut dengan Main Zona-The Digital Archipelago, menggambarkan perjalanan transformasi digital Indonesia secara komprehensif.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

BADUNG, BALI EXPRESS — Pameran visualisasi perjalanan transformasi digital di Indonesia atau Digital Transformation Expo (DTE) Presidensi G20, diminati banyak warga.

Sejak dibuka Minggu (13/11) lalu oleh Menkominfo Johnny G. Plate, para pengunjung dari berbagai instansi secara bergilir berdatangan melihat visual tersebut di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba mengatakan, DTE ini lebih mengutamakan user experience. Dimana pendaftarannya telah ditutup di angka 4.400 orang pengunjung.

Tercatat total pengunjung dari pembukaan sampai Senin kemarin sudah mencapai 700-an pengunjung. “Ternyata minat masyarakat sangat tinggi untuk menyaksikan bagaimana pengembangan transformasi digital di Indonesia,” jelasnya dalam keterangan persnya, Rabu (16/11).

Baca Juga :  PHRI Bali Siap Dukung dan Sukseskan KTT G20

Dalam visual itu, pada zona pertama pengunjung disambut dengan cuplikan video yang menggambarkan lahirnya era digital. Dimana dunia virtual terus bergerak menjadi sebuah kesatuan, atau disebut dengan Entrance Area-Into the New Era.

Pada zona kedua, para pengunjung memasuki areal The Tunnel of Wonders, sebuah pertunjukan keindahan alam Indonesia yang disuguhkan dengan teknologi visual yang imersif.

Terowongan digital ini membawa pengunjung ke lima destinasi pariwisata super prioritas di Nusantara. Likupan, Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba dan Mandalika.

Selanjutnya pada zona tiga, disebut dengan Main Zona-The Digital Archipelago, menggambarkan perjalanan transformasi digital Indonesia secara komprehensif.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/