27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Mau Makan Nasi Padang Vegan di Denpasar, Datang Saja ke Cis Culinary

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kini menikmati nasi padang bukan lagi hal yang sulit bagi para vegetarian di Bali, khususnya yang berdomisili di wilayah Denpasar. Nasi Padang Vegan di Cis Culinary bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan bagi Vegetarianers yang ingin menikmati sensasi nasi padang non-daging. Baru dibuka pada April 2022 lalu, tempat kuliner ini berlokasi di Jalan Mahendradatta Selatan, Denpasar.

Meski tak mengandung daging hewan, menariknya cita rasa nasi padang vegan ini menyerupai nasi padang pada umumnya. Seperti salah satu lauknya, sebagai pengganti daging sapi, Linda selaku Pemilik dari Cis Culinary, menggunakan soya jamur untuk menggantikan daging sapi pada rendang dan ayam goreng pada nasi padang biasanya. Selain itu, olahan nasi padang vegan buatannya tidak mengandung bawang, telur dan keju.

Baca Juga :  Kondisi Danau Yeh Malet Tak Terawat, Kunjungan Wisatawan Merosot

“Kita menyediakan makanan khas vegan, jadi tidak ada daging. Dari bumbu itu kita olah sendiri, jadi menyerupai rasanya seperti nasi padang aslinya. Kita ada perkedel juga, jadi tidak mengandung hewan sama sekali,” ujarnya, Senin (19/9).

Selain soya jamur, Cis Culinary juga menyediakan lauk lainnya seperti perkedel kentang, jengkol, terong, tempe dan tahu. Untuk seporsi nasi padang vegan ini, pembeli cukup merogoh kocek mulai dari Rp 18 ribu. Dalam sehari, Linda bisa menjual 50 hingga 100 porsi nasi padang vegan. Gerai Nasi Padang Vegan ini buka setiap hari mulai pukul 09.30-19.30 Wita.

Hingga hari ini, menurut Linda, respon pembelinya cukup baik. Bahkan, tidak sedikit yang melakukan repeat order. Terlebih, kata dia, rumah makan padang dengan lauk vegetarian ini masih terbilang jarang di Bali. Bahkan pernah suatu hari, ungkapnya, ia kedatangan pembeli dari Padang yang penasaran dengan nasi padang vegan. Setelah menikmati hidangannya, pembeli tersebut mengaku rasanya seperti nasi padang pada umumnya.

Baca Juga :  Mimih, UMK Karangasem Naik Hanya Rp 1

Linda mengatakan, ketika membuat masakan Padang ini, ia mencoba mempelajari rasa dari masakan Padang dan selalu mengoreksi rasanya agar sama percis dengan nasi padang asli.

“Kuncinya di bumbu, kalau bumbunya dapat rasanya juga enak. Jadi pilihan bahannya tepat dengan bumbu yang cocok jadi bisa diterima. Favoritnya jengkol di sini, kita olah berjam-jam agar dapat rasa yang enak,” jelasnya.






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kini menikmati nasi padang bukan lagi hal yang sulit bagi para vegetarian di Bali, khususnya yang berdomisili di wilayah Denpasar. Nasi Padang Vegan di Cis Culinary bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan bagi Vegetarianers yang ingin menikmati sensasi nasi padang non-daging. Baru dibuka pada April 2022 lalu, tempat kuliner ini berlokasi di Jalan Mahendradatta Selatan, Denpasar.

Meski tak mengandung daging hewan, menariknya cita rasa nasi padang vegan ini menyerupai nasi padang pada umumnya. Seperti salah satu lauknya, sebagai pengganti daging sapi, Linda selaku Pemilik dari Cis Culinary, menggunakan soya jamur untuk menggantikan daging sapi pada rendang dan ayam goreng pada nasi padang biasanya. Selain itu, olahan nasi padang vegan buatannya tidak mengandung bawang, telur dan keju.

Baca Juga :  Jadi Wisata Bahari, KRI Ki Hajar Dewantara Ditenggelamkan di Pacung

“Kita menyediakan makanan khas vegan, jadi tidak ada daging. Dari bumbu itu kita olah sendiri, jadi menyerupai rasanya seperti nasi padang aslinya. Kita ada perkedel juga, jadi tidak mengandung hewan sama sekali,” ujarnya, Senin (19/9).

Selain soya jamur, Cis Culinary juga menyediakan lauk lainnya seperti perkedel kentang, jengkol, terong, tempe dan tahu. Untuk seporsi nasi padang vegan ini, pembeli cukup merogoh kocek mulai dari Rp 18 ribu. Dalam sehari, Linda bisa menjual 50 hingga 100 porsi nasi padang vegan. Gerai Nasi Padang Vegan ini buka setiap hari mulai pukul 09.30-19.30 Wita.

Hingga hari ini, menurut Linda, respon pembelinya cukup baik. Bahkan, tidak sedikit yang melakukan repeat order. Terlebih, kata dia, rumah makan padang dengan lauk vegetarian ini masih terbilang jarang di Bali. Bahkan pernah suatu hari, ungkapnya, ia kedatangan pembeli dari Padang yang penasaran dengan nasi padang vegan. Setelah menikmati hidangannya, pembeli tersebut mengaku rasanya seperti nasi padang pada umumnya.

Baca Juga :  Koster Sebut Kedatangan Wisman ke Bali 9 Ribu Orang per Hari

Linda mengatakan, ketika membuat masakan Padang ini, ia mencoba mempelajari rasa dari masakan Padang dan selalu mengoreksi rasanya agar sama percis dengan nasi padang asli.

“Kuncinya di bumbu, kalau bumbunya dapat rasanya juga enak. Jadi pilihan bahannya tepat dengan bumbu yang cocok jadi bisa diterima. Favoritnya jengkol di sini, kita olah berjam-jam agar dapat rasa yang enak,” jelasnya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/