BALI EXPRESS, MANGUPURA – Sebanyak 26 patung baru dipasang di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung. Pemasangan patung sekaligus pot bunga tersebut dikerjakan Bagian Perlengkapan dan Perawatan (Perwat) Setda Badung sejak Jumat (17/11). Per patung menelan anggaran Rp 6,5 juta.
Patung dengan motif kuno tersebut terpasang di sejumlah titik, terutama persimpangan jalan, kawasan Puspem Badung. Patung setinggi satu meter lebih tersebut berisi tanaman hias di bagian atasnya. Tanaman didominasi bunga, salah satunya bougenvile atau kembang kertas.
Oleh Kabag Perwat, Wayan Puja, patung tersebut dikatakan dipasang guna mempercantik kawasan puspem. Oleh karena itu, patung diletakkan di kawasan strategis. “Kami pasang patung itu untuk memperincah atau mempercantik kawasan puspem,” ujarnya, Selasa kemarin (21/11).
Dikatakan Puja, patung tersebut dibeli dari perajin patung dari Desa Gerih, Abiansemal, Badung. Oleh karena itu, di samping memperindah puspem, pembelian patung juga sekaligus memberdayakan para perajin dari “Gumi Keris.” “Kami membelinya di perajin di Gerih. Itu juga sebagai bentuk pemberdayaan perajin kita,” jelasnya.
Mengenai anggaran, kata dia, per patung seharga Rp 6,5 juta. Dengan demikian, anggaran total hanya untuk pembelian patung senilai Rp 169 juta. Melalui pemasangan patung tersebut, Puja berharap, masyarakat atau tamu yang datang ke Puspem lebih terkesan.
Editor : I Putu Suyatra