Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

ST. Udiyana Sari Gelar Malam Bazar Penggalian Dana

I Putu Suyatra • Sabtu, 16 Desember 2017 | 17:00 WIB
ST. Udiyana Sari Gelar Malam Bazar Penggalian Dana
ST. Udiyana Sari Gelar Malam Bazar Penggalian Dana

BALI EXPRESS, DENPASAR - Generasi muda di Bali, yang lebih dikenal dengan istilah Sekeha Teruna-Teruni (STT)n sebagian besar telah terdapat di seluruh banjar yang ada di Bali. Dalam rangka mempererat rasa persatuan, kesatuan dan persaudaraan, tak jarang berbagai kegiatan turut dilaksanakan. Seperti halnya, ST. Udiyana Sari, Banjar Taman Sari Sanur, Denpasar. Dimana, guna menunjang kegiatan dan mempererat rasa persatuan, ST. Udiyana Sari kembali menggelar malam bazaar penggalian dana pada Kamis (14/12) hingga Sabtu (16/12) mendatang.


Dijumpai disela pelaksanaan Bazar, Ketua ST. Udiyana Sari, I Gede Giri Sangging bersama Ketua Panitia Bazar, Dewa Gede Mahardika menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan tiga tahun sekali ini merupakan salah satu upaya penggalian dana guna menunjang pelaksanaan kegiatan STT ke depannya. Pelaksanaan bazaar kali ini, turut mengngundang artis kawakan Bali, seperti Joni Agung dan beberapa band lokal lainya.


Dikatakannya, STT merupakan generasi muda yang akan meneruskan peradaban di tingakat banjar. Sehingga, tak jarang masyarakat Bali mengenal STT sebagai anak banjar. Sehingga, dalam mencapai dan mensukseskan segala program kerja STT perlu adanya persatuan, dan kekompakan antar anggota STT. Salah satunya adalah dengan penyelenggaraan bazaar ini. “Karena bersama menggali dana, maka akan ada perhatian anggota dalam pengawasan keuangan dan program STT kedepanya, dengan demikian anggota STT akan semain kompak dan bersatu,” jelasnya.


Nantinya, keuntungan dari bazaar ini akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan program selama tiga tahun. Adapun program yang biasa dilaksanakan adalah peringatan HUT STT dengan selalu mengedepankan partisipasi masyarakat, perayaan malam pangerupukan, pelestarian kebudayaan berupa layang-layang, serta berbagai kegiatan sosial masyarakat. “Ini keuntungannya akan digunakan untuk berbagai program tiga tahun ke depan,” pungkasnya.


Sementara, Kelian Adat Banjar Taman Sari, IB Kompyang Sulendra sangat mengapresiasi kegiatan ST. Udiyana Sari. Dengan tidak memanjakan STT, tentu akan menghasilkan STT yang kuat dan mampu bersaing. “Inilah yang kita harapkan, pemuda mampu mandiri dalam hal pendanaan, sehingga etos bersaing dalam kehidupan telah tertanam sejak muda, itu yang penting, sehingga kreativitas STT terus ada untuk generasi berikutnya yang lebih baik,” tandasnya. 

Editor : I Putu Suyatra