BALI EXPRESS, GIANYAR – Tarian kolosal Sanggar Paripurna, Desa Bona, Gianyar berjudul Agni Nirmala, melibatkan 500 seniman dari anak-anak hingga dewasa. Berkisah tentang api jumawa angakar murka Rahwana, memantik api kepahlawanan Anoman dari api suci Dewi Sita. Kera Putih Anoman berkubang api dan bertaruh nyawa membumi hanguskan Keraton Alengka demi tegaknya kebenaran.
Dewi Sita bermandi api menunjukkan kemuliaan nuraninya sebagai wanita yang mengawal kesucian cinta agungnya kepada Rama. Dan api yang paling mengerikan dalam epos Ramayana itu yakni api neraka perang yang memusnahkan peradaban. Dewa Agni/ Hyang Brahma sungguh prihatin dan harus merangkai kembali keadaban yang telah tercipta.
Pementasan seni dan budaya rangkaian Hut ke -247 Kota Gianyar fi stage Balai Budaya itu ditutup dengan penyalaan kembang api. Yang menghiasi langit Kota Gianyar. Sebelumnya kesenian dari luar daerah dan lokal. Termasuk penyanyi pop Bali, Yong Sagita, Bayu KW, Widi Widianan dan Dek Ulik.
Editor : I Putu Suyatra