Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ada Duyung Terdampar, Penuh Luka dan Ekor Terikat

I Putu Suyatra • Senin, 9 Juli 2018 | 17:17 WIB
Ada Duyung Terdampar, Penuh Luka dan Ekor Terikat
Ada Duyung Terdampar, Penuh Luka dan Ekor Terikat

BALI EXPRESS, DENPASAR - Warga sekitar kawasan Pantai Padang Galak, dihebohkan dengan ditemukannya seekor ikan duyung atau dugong sepanjang 1,6 meter pada Sabtu sore (7/7) sekitar pukul 17.09. Sayang hewan malang itu mati. Ironisnya, ada sejumlah luka di tubuhnya.


Menurut salah satu saksi, Rian, pihaknya melaporkan temuan tersebut dan diterima langsung oleh BPSPL Denpasar. Penanganan dugong tersebut membutuhkan waktu lebih dari dua jam dengan melibatkan pihak terkait seperti BPSPL Denpasar, TCEC Serangan, Dosen FKP Unud hingga masyarakat sekitar guna melakukan identifikasi dan pengukuran morfometri. Hasilnya dugong sepanjang 1,6 meter tersebut berjenis kelamin betina.


"Ada tali tambang plastik yang mengikat ekornya dan luka di bagian badannya. Dugong adalah hewan yang dilindungi oleh pemerintah sehingga tidak boleh dimanfaatkan secara langaung oleh masyarakat," terang Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Suko Wardono kepada Bali Express (Jawa Pos Group) kemarin (8/7).


Luka tersebut merupakan luka goresan sekitar 12 goresan baling - baling kapal motor, 2 buah luka sayatan pisau di ekor, keluar darah dari lubang pernapasan kanan, dan keluar darah dari kelamin, kelamin menggelembung dan badan mulai membesar. "Kami menguburkan dugong tersebut di lokasi belakang garis pantai sejauh 100 meter," tandasnya. 

Editor : I Putu Suyatra
#denpasar