BALI EXPRESS, GIANYAR – Ombak besar yang menerjang pesisir Gianyar membuat beberapa warga berupaya menahan ombak dengan cara membuat senderan dari pasir. Namun hal mengejutkan dijumpai dua buruh saat menggali di Pantai Lembeng, Ketewel sore kemarin (25/7). Lantaran ketika mereka tengah menggali, secara mengejutkan sebuah tulang belulang manusia muncul ke permukaan.
Informasi yang dihimpun Bali Express kemarin menyebutkan, kejadian itu bermula ketika Rahim, 30, dan Sap, 28, dua pekerja asal Lombok mendapatkan pekerjaan dari I Made Rana, 52, warga Banjar Luglug, Ketewel, untuk membuat senderan di depan Restoran Home Beach di Pantai Lembeng. Senderan itu dimaksudkan untuk menahan terjangan ombak yang terus masuk ke dalam restoran itu.
Proses pembuatan senderan itu yang dimulai sore hari itu menggunakan galian pasir yang ada di depan restoran tersebut. Namun sekitar jam 16.00, saat kedua buruh itu menggali pasir sedalam 20cm, keduanya dikagetkan dengan munculnya tulang belulang yang terkubur dalam pasir.
Karena curiga, keduanya bergegas memberitahukan temuannya itu kepada I Made Rana, yang memerintahkan mereka membuat senderan. Mendapat informasi tersebut, Rana langsung mengecek ke lokasi, dan memastikan jika yang ditemukan kedua pekerja tersebut memang benar tulang manusia. Akhirnya I Made Rana melaporkan temuan tersebut ke anggota polisi yang tengah berjaga di Pospol Ketewel.
Tak berselang lama personel dari Polsek Sukawati meluncur ke lokasi kejadian. Proses identifikasi juga langsung dilakukan, hingga diketahui jika posisi tulang tengkorak manusia tersebut mengarah ke timur. Kondisi tulang belulang itu disebutkan sudah dalam keadaan kering, dengan ukuran panjang kuburan sekitar 153 cm.
Terkait dengan penemuan tulang belulang tersebut, menurut informasi dari salah seorang warga setempat, disinyalir tulang belulang itu merupakan kuburan warga yang meninggal dunia karena sakit lepra sekitar 70 tahun yang lalu. Dimana ketika itu warga yang mengidap sakit lepra dan meninggal dunia dikuburkan di wilayah tersebut.
Dikonfirmasi malam kemarin, Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiarta membenarkan adanya penemuan tulang belulang manusia itu. Dia mengatakan, saat ini tulang-tulang tersebut telah dikirim ke RSU Sanglah, Denpasar. “Betul memang ada temuan tulang belulang manusia di Pantai Lembeng, dan tadi sudah langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah,” katanya singkat.
Editor : I Putu Suyatra