Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ratusan Layangan Hiasi Langit Pantai Mertasari

I Putu Suyatra • Senin, 13 Agustus 2018 | 03:10 WIB
Ratusan Layangan Hiasi Langit Pantai Mertasari
Ratusan Layangan Hiasi Langit Pantai Mertasari

BALI EXPRESS, DENPASAR - Langit Pantai Mertasari, Denpasar, tampak dihiasi ratusan layangan berbagai jenis dan ukuran. Pasalnya dalam pelaksanaan Denpasar Kite Festival ke-4 2018 ini melombakan ratusan layang- layang tradisional Bali dan kreasi.


Ketua Pelangi Denpasar selaku ketua panitia acara, I Wayan Mariyana Wandhira mengungkapkan, Denpasar Kite Festival tahun ini sebagai upaya dalam melestarikan tradisi melayangan.


"Layangan tradisional Bali sudah diakui publik internasional. Dan memiliki ciri khas keunikan baik bentuk, proses pembuatan maupun filosofi yang terkandung di dalamnya," paparnya di Denpasar Minggu (12/8).


Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan perbedaan terdapat antara layangan tradisional Bali dengan layangan di tempat lain saat menerbangkannya. Karena menerbangkan layangan tradisional Bali dibutuhkan kerja sama tim. Bahkan hal itu biasa telah diterapkan pada filosofi gotong-royong.


"Kami juga mewadahi para undagi atau kreator layang- layang tradisional Bali melalui pelatihan. Sehingga pembuatan layang- layang tradisional Bali ini dapat menjadi mata pencaharian dan dapat menggerakkan sektor UMKM," ujarnya.


Lanjut dia, festival tahun ini diikuti oleh 700 sekaa layang- layang tradisional dari berbagai daerah di Bali. Ditanya teknis, ia memaparkan para peserta mendaftar dimulai sejak bulan Juli lalu. Peserta  mendapat nomor lomba dan jadwal menerbangkan layangan.


Pada hari perlombaan, layangan para peserta diukur terlebih dahulu sebelum diterbangkan, setelah dipanggil nomor seri bersangkutan oleh juri, maka para peserta bersiap menerbangkan layangan berdasarkan jenis layangannya. Bahkan masing- masing peserta diberikan waktu menerbangkan layangan 10 hingga 15 menit. Saat itu juga layangan yang masih dilangit langsung dinilai tim juri.


Adapun jenis- jenis layangan yang dilombakan adalah Janggan plastik dengan ukuran maksimal  dua meter. Bebean dengan ukuran maksimal lima meter. Pecukan dengan ukuran maksimal lima meter. Janggan Buntut (ekor pendek) dengan ukuran min 3,5 meter. Janggan ekor panjang dengan ukuran minimal 3,5 meter dan maksimalnya lima meter. Layangan Kreasi serta layangan ukuran Big Size.


"Kriteria penilaian antara lain dari segi guangan, kombinasi warna, jejer pembawaan tali, bentuk dan keharmonisan saat diudara," ungkap Mariyana Wandhira.


Salah satu peserta Kadek Adi Putra Dharma Putra dari sekaa Layangan Dekil, Banjar Mas, Desa Sayan, Ubud melombakan layangan big size. Ia menjelaskan proses pembuatan layangan sebesar 6 meter itu selama dua bulan. Bahkan menghabiskan dana sekitar Rp 15 juta.


"Kami tentu sangat semangat mengikuti event Denpasar Kite Festival 208 ini. Terlebih kami dari Ubud sengaja datang ke sini agar dapat menjadi bagian pelestarian layang- layang tradsional," terang pria 20 tahun tersebut. 

Editor : I Putu Suyatra
#denpasar