Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dari Bali Gerhana Matahari Cincin hanya Terjadi 68,4 Persen

I Putu Suyatra • Jumat, 27 Desember 2019 | 04:00 WIB
Dari Bali Gerhana Matahari Cincin hanya Terjadi 68,4 Persen
Dari Bali Gerhana Matahari Cincin hanya Terjadi 68,4 Persen


DENPASAR, BALI EXPRESS – Peristiwa astronomi, Gerhana Matahari Cincin (GMC), mewarnai langit pada hari-hari terakhir di 2019. Peristiwa ini terjadi pada Kamis siang (26/12).


 


Peristiwa ini teramati dari Provinsi Bali. Durasinya sekitar tiga jam lebih. Hanya saja, GMC yang terjadi tidak utuh. Matahari yang tertutup bayangan bulan hanya berkisar 68,4 persen.


 


Seperti terlihat dari hasil pemotretan yang diperoleh Bali Express dari posisi wilayah di Kabupaten Tabanan. Awal gerhana dimulai sekitar pukul 12.00. Puncaknya sekitar pukul 14.00. Dan berakhir sekitar pukul 15.00 lebih.


 


Sayangnya, karena kondisi langit yang cerah berawan dan sempat terjadi hujan sekitar pukul 15.00, hasil pengamatan tidak terlalu sempurna.


 


Peristiwa GMC sebagian yang teramati dari Bali itu tidak lepas dari posisi pengamatan. Sebab posisi Bali pada jalur gerhana berada di area penumbra atau bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana terjadi. Seperti dijelaskan Kepala Stasiun Geofisika Sanglah, Denpasar, Ikhsan.


 


"GMC sendiri berlangsung tiga jam 22 menit untuk wilayah Denpasar," jelas Ihsan.


 


Secara ringkas dia menjelaskan, gerhana matahari cincin merupakan fenomena alam yang terjadi saat matahari, bulan, bumi berada pada satu garis lurus. Saat fenomena terjadi, cahaya matahari terhalang bulan.


 


Disebutkan juga bahwa pengamatan GMC secara utuh bisa dilakukan di beberapa daerah di wilayah Indonesia. Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.


 


Sedangkan jalur penampakannya yang utuh meliputi Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra Hindia, Singapura, Malaysia, dan Samudera Pasifik.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #tabanan