Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jam Belajar Kelas Online Sama dengan Konvensional

I Putu Suyatra • Selasa, 7 April 2020 | 12:51 WIB
Jam Belajar Kelas Online Sama dengan Konvensional
Jam Belajar Kelas Online Sama dengan Konvensional


DENPASAR, BALI EXPRESS - Sejak diberlakukannya aturan social distancing di wilayah Kota Denpasar, seluruh kantor, lembaga adat, pemerintahan, bank hingga sekolah melakukan segala aktivitas di rumah. Khusus untuk sekolah, mereka melakukan pembelajaran secara online. Proses Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media yang telah disepakati antara siswa dan guru yang mengajar. Mulai dari video call, zoom meeting, google classroom dan yang lainnya. Hal itu dilakukan untuk mensiasati agar pembelajaran tetap berlangsung meskipun tengah dilanda wabah virus korona.


Seperti halnya yang dilakukan SMK Pariwisata Dalung. Pembelajaran dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Nantinya hasil pembelajaran yang mereka lakukan tersebut juga akan dievaluasi menggunakan aplikasi yang dimiliki sekolah. Aplikasi tersebut bernama APPQUIZ SMKPDALUNG. "Kami melakukan pembelajaran online. Tidak ada alasan untuk tidak belajar meskipun berada di rumah. Hasil belajarnya nanti kami evaluasi lagi dengan aplikasi kuis yang sudah kami buat itu," ungkap Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Pariwisata Bali Dwipa I Putu Gede Panca Wasidipa.


Tidak ada kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa selama melakukan pembelajaran online. "Kami lakukan itu karena kami memang siap. Sarana yang kami pakai mendukung. SDM kami sudah siap. Siswa juga demikian," ujarnya saat ditemui, Senin (6/4).


Ia pun tak menampik bila siswanya sering mengeluhkan signal serta kuota yang dibutuhkan untuk tetap stand by di depan laptop atau ponsel. "Kami tetap berikan edukasi kepada mereka. Kalau kuota habisnya paling gak seberapa dibandingkan mereka buka sosmed dan Youtube setiap hari. Perihal signal, ya kami sedikit maklum karena banyak siswa yang sedang pulang kampung. Mungkin di daerahnya susah signal. Meskipun demikian, kami tetap berikan pemahaman agar mencari tempat yang signalnya kuat agar pembelajaran tidak terputus. Ini demi kebaikan mereka juga. Siswa kami mau nurut. Jadi sekali lagi, tidak Ada alasan untuk tidak belajar," jelasnya.


Terkait jadwal pelajaran, tetap menyesuaikan dengan jam pembelajaran saat melakukan pembelajaran secara konvensional. "Jamnya sama. Kalau mereka mulai belajar jam 7 pagi sampai jam 12 Siang, secara online mereka juga harus belajar jam segitu. Mereka harus stand by terus. Cuma beda tempat Dan beda cara saja. Dulu belajarnya tatap muka di ruang kelas, sekarang mereka lewat perantara dan di rumah," jelas Panca. Selain melakukan evaluasi melalui aplikasi APPQUIZ yang dimiliki SMKP Dalung, pemantauan kepada siswa juga dilakukan melalui aplikasi tersebut.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #covid-19 #virus #corona #korona #badung