Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Prasasti dan Api, Cikal Bakal Pura Tangkas di Pagan Kelod

Nyoman Suarna • Senin, 29 Juni 2020 | 00:15 WIB
Misteri Prasasti dan Api, Cikal Bakal Pura di Pagan Kelod
Misteri Prasasti dan Api, Cikal Bakal Pura di Pagan Kelod


Karena pura yang ada di Desa Tangkas jaraknya cukup jauh, di samping juga percaturan politik kerajaan di Bali pada masa itu sehingga menyulitkan keturunan Tangkas menuju Klungkung. Akhirnya disepakati membuat tempat pemujaan keluarga di Abian Tubuh, Kesiman. Lokasinya berada di sebelah selatan Puri Kesiman (Kini rumah Bapak Ketut Jalun sebagai salah satu keturunan Tangkas). Pembangunan sudah dirancang dan beberapa pelinggih sudah dibangun. Namun menurut cerita, sebuah peristiwa (klenik) terjadi. Saat struktur bangunan pura selesai, lempengan prasasti yang semula disungsung di tempat tersebut, tiba-tiba menghilang. Lempengan tersebut ditemukan di kawasan abian ambengan di lingkungan Banjar Pagan Kelod, Desa Adat Pagan (kini Pura Kawitan Pangeran Tangkas). Lempengan tersebut ditemukan secara tidak sengaja karena melihat tanaman ambengan di tempat tersebut mengering seperti terbakar.



Menurut cerita Pak Ketut Jalun mengutif penuturan para orangtuanya, pembangunan pura kawitan Pangeran Tangkas di Banjar Pagan Kelod bermula dari peristiwa gaib. Bermula dari gumpalan api yang  mengikuti perjalanan para orang tua ke arah barat, kemudian jatuh tepat di tempat pura ini sekarang dibangun. Dua cerita ini mungkin sebuah pasemon yang perlu dikaji dan dianalisis untuk sebuah penulisan sejarah.



Atas peristiwa (kedua cerita) tersebut, beberapa keturunan Tangkas berkesimpulan bahwa hal ini merupakan kehendak leluhur untuk membangun pura di kawasan tersebut. Akhirnya pembangunan pura di Abian Tubuh dibatalkan lalu dipindah ke Pagan. Sementara bangunan yang sudah selesai di Abian Tubuh kini menjadi sanggah yang diempon oleh keluarga Bapak Ketut Jalun. (Bandingkan struktur sanggah di tempat ini yang mirip dengan tata letak pura Tangkas di Pagan.) Beberapa peninggalan yang ada di rumah keluarga Ketut Jalun juga bisa menjadi bahan kajian bukti sejarah keberadaan leluhur Tangkas di Kesiman sebagai pengabih Puri Kesiman. (bersambung/man)



Editor : Nyoman Suarna
#denpasar