TABANAN, BALI EXPRESS - Seorang wisatawan meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Balian, Banjar Lalanglinggah, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (27/11) sekitar pukul 17.30 Wita.
Peristiwa itu bermula ketika korban Darwin Salim, 47, alamat Perumahan Permata Mediterania, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, bersama tiga orang anaknya mandi di Pantai Balian. Sedangkan sang istri Deby Yulian, 33, menunggu di pinggir pantai. Keluarga ini tengah menikmati liburan di Bali.
Namun, saat asyik mandi korban beserta tiga orang anaknya terseret ombak dan terbawa arus ke tengah pantai. Beberapa menit kemudian dua orang anaknya, yakni Nathanael, 14, dan Davin Nayaka, 12, bisa menuju pesisir karena terdorong arus. Sedangkan korban dan satu orang anaknya semakin terseret ke dalam dan selanjutnya korban menghilang.
Peristiwa itu selanjutnya disaksikan oleh saksi Jamie Madeley, 47, WN Australia yang kebetulan ada di tempat kejadian petkara (TKP). Kemudian saksi berusaha menolong anak korban yang ketiga,Tristan, 9, untuk dibawa ke tepi pantai dengan cara berenang.
Lalu saksi kembali ke dalam laut dengan menggunakan papan surfing untuk membawa korban ke tepi pantai, dan korban berhasil dibawa ke tepi pantai.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Selemadeg Barat. Namun, dari hasil pemeriksaan diketahui korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Tabanan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Gusti Lanang Jelantik yang dikonfirmasi Sabtu (28/11), membenarkan peristiwa tersebut. "Korban sudah dinyatakan meninggal dunia setibanya di Puskesmas, namun karena istrinya berkeyakinan jika sang suami masih bisa diselematkan, maka korban dibawa ke BRSU Tabanan," ujarnya.
Namun, setelah mendapatkan penanganan korban tetap dinyatakan telah meninggal dunia. Dan, istri korban pun menerima kematian korban secara ikhlas sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.
"Selanjutnya jenazah korban sesuai permintaan keluarga dibawa ke RS Dharma Yadnya Denpasar pukul 22.00 Wita sembari menunggu jenazah diberangkatkan sore nanti pukul 17.00 Wita dengan pesawat Garuda," tandasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya