Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Restorasi Terumbu Karang Sasar 6 Desa Pesisir   

I Komang Gede Doktrinaya • Rabu, 23 Desember 2020 | 04:33 WIB
Restorasi Terumbu Karang Sasar 6 Desa Pesisir      
Restorasi Terumbu Karang Sasar 6 Desa Pesisir   


SINGARAJA, BALI EXPRESS-Sebanyak 50 diver (penyelam) berpengalaman diterjunkan melakukan penataan ratusan struktur terumbu karang di perairan Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, sejak beberapa waktu lalu. 


Restorasi terumbu karang yang ditarget tuntas pada 28 Desember 2020 mendatang itu, juga melibatkan sekitar 35 penyelam asal Tulamben, Kabupaten Karangasem.


Nyoman Sugiarta selaku kordinator penyelam mengungkapkan, tercatat ada 50 penyelam berpengalaman yang ikut berpartisipasi melakukan penataan terumbu karang di pesisir pantai Desa Bondalem secara  keseluruhan telah mengantongi sertifikat.


"Penyelam kami bagi menjadi dua  grup, di tiga titik penurunan struktur terumbu karang. Ada 15 penyelam lokal dari Desa Bondalem, dibantu 35 penyelam dari Tulamben. Jika cuaca bersahabat, sejatinya hanya butuh waktu 15 hari mulai penurunan struktur hingga penataan di bawah laut," terangnya.


Imbuh Sugiarta, lantaran terkendala cuaca penurunan struktur sempat terhenti selama empat hari lamanya. Kegiatan juga sempat terhambat keterbatasan alat penyelaman.


 "Hujan mengakibatkan gelombang besar, aktivitas penurunan terpaksa dihentikan selama 4 hari. Meski begitu, kami berusaha untuk tetap stanby di pantai sambil memantau cuaca. Kalau pagi tidak bisa, kami kerjakan penurunan struktur pada sore hari," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat saat dikonfirmasi Selasa (22/12) menjelaskan, Kabupaten Buleleng menjadi salah satu lokasi program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) atau restorasi terumbu karang di Bali dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Program padat karya ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir yang terdampak pandemi Covid-19, melibatkan tenaga kerja sekitar 11.000 orang.


Menurutnya, restorasi terumbu karang ini dilaksanakan di enam desa pesisir Kabupaten Buleleng, yakni Desa Les, Desa Pacung, Desa Bondalem, Desa Tukad Mungga, Desa Baktiseraga, dan Desa Kaliasem.


Pihaknya berharap, restorasi terumbu karang tersebut diharapkan mampu mempercepat tumbuhnya terumbu karang yang nantinya bisa dijadikan destinasi bahari di Kabupaten Buleleng. 


Nantinya, ada atraksi wisata bawah laut, sekaligus sebagai sarana edukasi, penelitian ataupun kegiatan riset. Struktur transplantasi karang dengan berbagai metode ditempatkan sesuai dengan habitat dan tema masing-masing lokasi.


"Ribuan struktur di masing-masing lokasi (desa) ini tentunya berbeda. Misalnya di Desa Kaliasem didominasi oleh patung ikan. Nah, kalau di Tukad Mungga sendiri ada patung khusus yang menceritakan histori (sejarah) desa itu sendiri," pungkasnya. 



 


Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#restorasi