GIANYAR, BALI EXPRESS - Sebuah tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar. Kali ini tanah longsor terjadi di Banjar Tangkup, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Minggu (28/2) sekitar pukul 07.40 Wita.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, tanah longsor sepanjang 10 meter tersebut kemudian menutupi akses jalan Banjar Tangkup menuju Banjar Mumbi dengan ketebalan sekitar 2 meter.
Dan setelah menerima laporan TRC BPBD Gianyar pun mendatangi lokasi dan melakukan penanganan. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta.
Bersama prajuru Adat, Kelian, Babinsa Desa Pupuan dan warga setempat, sekitar pukul 11.50 Wita, pihaknya pun berhasil membersihkan tanah longsor tersebut, dan akses lalu lintas kembali normal.
Tak hanya itu saja, Dibya Presasta menyebutkan jika di hari yang sama BPBD Gianyar juga menerima laporan adanya rumah yang roboh akibat senderan yang ambles di Banjar Pande, Desa Tulikup, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.
Ia menuturkan jika peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 05.30 Wita. Dimana rumah milik Ny. Manih itu roboh setelah senderan yang ada dibawahnya ambles. "Amblesnya senderan terjadi karena tanah yang labil, kemudian diguyur hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini," sebutnya.
Akibat peristiwa tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 50 Juta. "Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material," tandasnya.
Editor : Nyoman Suarna