Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gudang Barang Gases Terbakar Saat Pemilik Rembug Pembongkaran

I Komang Gede Doktrinaya • Kamis, 17 Juni 2021 | 01:18 WIB
Gudang Barang Gases Terbakar Saat Pemilik Rembug Pembongkaran
Gudang Barang Gases Terbakar Saat Pemilik Rembug Pembongkaran

DENPASAR, BALI EXPRESS - Si jago merah mengamuk di gudang penyimpanan alat upacara yang terletak di Yayasan bidang seni dan budaya Gases Bali, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Rabu (16/6). Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Api dengan cepat membesar dan meghanguskan seluruh bangunan tersebut.


Dari pantauan koran ini di tempat kejadian perkara (TKP), sebanyak lima unit Branwir Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dikerahkan untuk memadamkan api. Warga sekitar beramai-ramai melihat peristiwa itu hingga kemacetan tak terhindarkan. 


Menurut keterangan pemilik yayasan Gabungan Anak Sesetan (Gases) Bali, yang akrab disebut Kadek Gases, musibah ini cukup unik lantaran terjadi tepat saat pihaknya sedang berembug soal pembongkaran bangunan tersebut. 


"Kami awalnya sedang berembug soal pembongkaran bangunan itu yang rencannya digelar Agustus tahun ini. Tetapi malah kebakaran saat itu juga, seperti isyarat untuk dibongkar lebih cepat, yah syukur kami semua selamat disini," ujarnya. 


Kala itu, kebakaran baru disadari saat api tampak sudah membumbung tinggi dari atap bangunan. Titik api disebutkannya berasal dari salah satu ruangan yang terdapat kasur di dalamnya. "Saya sempat dobrak pintunya untuk cek, ternyata api itu membakar kasur dan memang api sudah besar dan menyebar," tambahnya. 


Sehingga pihaknya pun dengan cepat menghubungi pihak Damkar BPBD Denpasar guna memperoleh penanganan yang tepat. "Branwir dari semua pos kami kerahkan beserta 28 anggota setelah menerima laporan,” terang Koordinator Pemadam Kebakaran BPBD Denpasar, Anak Agung Putu Sujendra di sela-sela pemadaman.


Untungnya api di bangunan yang posisinya berada di belakang area Gases, tepatnya belakang pura tersebut tidak sampai merembet ke bangunan lain. "Tadi api cepat membesar tapi itu bukan hambatan saat kami bertugas sehingga dapat cepat ditangani, jadinya api tidak sampai merembet ke bangunan lain," bebernya. 


Setelah satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan oleh petugas. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran itu, namun sementara diduga karena korsleting listrik. Pun kerugian yang diderita akibat insiden ini belum diketahui. (ges)


Editor : I Komang Gede Doktrinaya