Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Awalnya Jalan Usaha Tani, Kini Jogging Track Sudamala Ramai Dikunjungi

Nyoman Suarna • Jumat, 30 Juli 2021 | 00:56 WIB
Awalnya Jalan Usaha Tani, Kini Jogging Track Sudamala Ramai Dikunjungi
Awalnya Jalan Usaha Tani, Kini Jogging Track Sudamala Ramai Dikunjungi

GIANYAR, BALI EXPRESS - Meskipun awalnya dibuka sebagai jalan usaha tani, namun kini jalan beton yang ada di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini juga dimanfaatkan untuk sarana rekreasi olahraga atau jogging track yang disebut Jogging Track Sudamala. Apalagi keberadaan jogging track ini juga didukung dengan pemandangan sekitar yang indah, sehingga masyarakat menggemari lokasi tersebut.



Pj. Perbekel Desa Sukawati, I Wayan Asdita Adi menjelaskan bahwa, dibukanya jalan terus sejatinya tercetus saat kepemimpinan Perbekel I Dewa Gede Dwi Putra di tahun 2018 lalu. Ketika itu beliau mengalokasikan dana desa untuk membuat jalan beton tersebut bekerjasama dengan beberapa tokoh masyarakat Sukawati. "Sebenarnya tujuan awalnya adalah untuk jalan usaha tani, karena pemerintah desa ingin mempermudah para petani dalam mengangkut hasil panen," ujarnya Kamis (29/7).



Dan seiring berjalannya waktu, didukung oleh pemerintah kabupaten dan provinsi, jalan tersebut diperlebar sehingga menjadi seperti saat ini yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana rekreasi olahraga atau jogging track. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang berolahraga untuk meningkatkan imun.



"Dan kedepannya jogging track ini dirancang jadi destinasi wisata desa. Bukan mengarah ke desa wisata, tapi sementara kita sediakan spot untuk rekreasi," bebernya.



Menurutnya selama ini jogging track ini selalu ramai dikunjungi masyarakat, bahkan tak hanya dari Sukawati saja tapi juga dari luar Sukawati. "Kedepannya tetap kita kembangkan jogging track ini, pertama kita memperluas akses karena ini sekaligus jalan usaha tani," imbuhnya.



Sedangkan saat ini, kata dia jogging track tersebut dikelola BUMDes Sari Pertiwi Rahayu namun tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sukawati. "Dikelola BUMDes sejak tahun 2020, tapi tidak dilepas oleh Pemdes Sukawati, kita tetap koordinasi," sambungnya.



Adapun yang disiapkan antara lain spot-spot destinasi, menyiapkan arena bermain anak-anak, dan menjaga kebersihan. Namun pihaknya memastikan setelah menjadi tempat rekreasi, jalan usaha tani ini tetap bermanfaat untuk petani dari 4 subak di area tersebut. Dimana komuditas unggulan yang ditanam pada area persawahan ini seperti padi, tembakau dan cabe. "Menurut petani, ini lahan produktif sekali. Bahkan ada petani yang mencoba menanam satu petak Rosela. Jika itu berkembang, kemungkinan bisa diperluas. Siapa tahu, nanti petani di sini bisa menjadi pemasok Rosela," tandasnya. 



Masuk ke jogging track tersebut dikenakan tiket Rp 1.000 untuk warga Kecamatan Sukawati dan Rp 2.000 untuk warga luar Kecamatan Sukawati. Dimana dana yang terkumpul digunakan untuk biaya kebersihan.

Editor : Nyoman Suarna
#gianyar