KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Jenazah yang dievakuasi di Pantai Lebih, Gianyar, Selasa (14/9) dipastikan warga Dusun Bingin, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung. Pria itu diketahui bernama I Wayan Koat, yang diduga tenggelam saat mandi di Pantai Mongalan, Desa Kusamba, Selasa pagi.
BACA: Diperkirakan Tenggelam 15 Jam Lalu, Jasad Tanpa Identitas Dievakuasi
Perbekel Kusamba I Nengah Semadi Adnyana membenarkan bahwa pria tak bernyawa yang dievakuasi di Pantai Lebih adalah Koat, warga Dusun Bingin. Pihak keluarga sudah membawa jenazahnya ke Kusamba yang setelah dievakuasi sempat dititip di RSUP Sanglah, Denpasar. “Setelah diperhatikan ciri-ciri mayat, pihak keluarganya memastikan bahwa itu Wayan Koat,” ujar Semadi.
Menurutnya, Koat yang usianya lebih dari 70 tahun itu memang sering mandi di Pantai Mongalan. Biasanya jalan ke pantai sekitar pukul 07.00-08.00. Pun demikian hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa, Koat diduga sedang mandi, lalu terseret arus. Hanya saja, tidak ada yang tahu persis kejadian itu. Pihak keluarga baru khawatir setelah sampai siang, pria lingsir itu tidak pulang ke rumahnya. “Awalnya dikira melali ke ke kerabatnya. Siangnya ada yang menemukan pakaian dan sandal korban di Pantai Mongalan,” tutur Semadi.
Tak berselang lama, terdengar kabar seorang nelayan melihat mayat mengapung di sekitar Perairan Batu Tumpeng, Klungkung. Namun karena arus yang tidak memungkinkan evakuasi di sana, akhirnya evakuasi digeser ke Pantai Lebih.
Semandi menyebutkan, kondisi Pantai Mongalan, sebenarnya biasa saja. Namun karena fisik sudah renta, Koat diduga tidak kuat melawan arus laut. Sehingga tenggelam.
Editor : Nyoman Suarna