DENPASAR, BALI EXPRESS - Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar masih ditutup, Rabu (29/9). Penutupan itu ditandai dengan bambu dan spanduk Langkah tersebut akan terus berlanjut hingga perkembangan kasus Covid-19 di Bali benar-benar landai.
Kasat Pol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi menyampaikan, Lapangan Renon belum dibuka karena masih menunggu perkembangan pandemi lebih lanjut. Meski telah melandai, namun saat ini dikatakan masih terjadi penularan. Selain itu, Lapangan Renon bukan termasuk objek wisata. “Lapangan Renon itu bukan objek wisata. Tetapi fasilitas publik, berbeda dengan daerah tujuan wisata yang sudah diperbolehkan dibuka dengan protokol kesehatan, dan dilakukan pembatasan,” ungkapnya.
Disebutkan masyarakat yang datang ke Lapangan Renon untuk berolahraga dalam upaya menjaga imun tubuh. “Siapa yang berani menjamin setelah mereka berolahraga tidak duduk-duduk di lapangan. Apalagi mereka keluar keringat, kemudian berkerumun duduk-duduk di lapangan. Ini kan sangat bahaya dan rentan terjadi penularan, apalagi kita tidak tahu siapa yang membawa virus,” tandasnya.
Dewa Dharmadi membenarkan saat ini masyarakat sudah disiplin menjalakan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan juga menjaga jarak. Begitu juga dengan vaksinasi di Bali sudah mencapai 3,4 juta jiwa untuk tahap I dan 2,6 juta jiwa untuk tahap II per tanggal 28 September 2021. “Ini menandakan bahwa belum semua masyarakat yang ada di Bali tervaksinasi. Pemerintah Provinsi Bali mewajibkan semua masyarakat yang ada di Bali mengikuti vaksinasi, termasuk juga WNA dalam upaya membentuk kekebalan tubuh,” pungkasnya.
Editor : Nyoman Suarna