Kegiatan itu merupakan aksi damai oleh karyawan hotel yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), lantaran menolak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dalam aksi yang dipimpin Ida I Dewa Made Rai Budi Darsana sekaligus Sekertaris FSPM Bali itu, para pendemo tampak membawa bendera merah putih, bendera FSPM, spanduk bertuliskan 'Batalkan Rencana PHK Masal Terhadap Pekerja The Royal Beach Seminyak', hingga poster 'Jangan Mengkambinghitamkan Pandemi Covid 19'. Bahkan dalam orasinya disebutkan jika manajemen tidak mencabut PHK karyawan, maka Hotel The Royal Beach Seminyak harus tutup selamanya.
"Orator (ketua aksi) mengatakan ada sekitar 200 karyawan ditelantarkan oleh manajemen hotel tersebut dan berimbas kepada 600 orang sanak keluarganya, dan aksi damai dilakukan dengan diikuti 150 karyawan karena tidak ada kesepakatan dengan pihak owner," terang Kasi Humas Polresta Denpasar yang dikonfirmasi Kamis (30/12). Kemudian Made Rai menyinggung soal Surat Edaran Gubernur Bali tentang tidak ada keputusan untuk melakukan PHK di masa Pandemi Covid19.
Alasan yang diberikan pihak hotel kepada mereka karena melakukan renovasi, sehingga PHK pada 2022 dapat dihindari. Namun pihak hotel justru bisa membayar pesangon yang membuktikan bahwa manajemen tidak sulit keuangan dan memang ingin menghabisi pekerja permanen. Alhasil karyawan yang mengaku sudah bersedia dipotong upahnya dari awal merasa pengorbanannya tidak dihargai.
Hal senada disampaikan Wayan Sukardana selaku Ketua Serikat Pekerja The Royal Beach Seminyak Bali. Dia menuntut pencabutan memo PHK per tanggal 31 Desember 2021. Pihaknya akan melanjutkan aksi ke DPRD dan Kantor Gubernur Bali jika tuntutan tidak diakomodir, serta mengadakan aduan secara tertulis kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Badung. "Kami menyampaikan aspirasi sebagai pekerja agar manajemen membuka hati nuraninya," serunya.
Adapun kegiatan tersebut diamankan 42 personil gabungan yang dipimpin Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta. Terdiri dari satu anggota TNI, lima personil Intelkam Polda Bali, 10 personil Intelkam Polresta Denpasar, Polsek Kuta 20 orang dan Linmas Seminyak 6 orang. "Kegiatan berlangsung damai dan lancar tanpa ada pengerusakan," tutup Sukadi. Editor : Nyoman Suarna