Workshop dibuka Ketua MKPS Kabupaten Buleleng Disdikpora Provinsi Bali Drs. Putu Arimbawa, M.Pd pada Kamis (17/2) lalu. Kemudian berlangsung selama lima hari hingga Senin (21/2).
Ketua Panitia Kegiatan I Gede Herry Mahendrawan, menjelaskan, kegiatan workshop ini merupakan salah satu program kerja MGMP Bahasa Bali yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Bulan bahasa Bali. Di samping itu, melalui kegiatan ini para guru juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Bahasa Bali khususnya dalam menyiapkan pembelajaran seiring dengan perkembangan kurikulum saat ini.
Ada empat orang narasumber yang mengisi workshop. Diantaranya Ketua MKPS Kabupaten Buleleng Putu Arimbawa, yang membawakan materi mengenai Kurikulum Merdeka dan Konsep Penyusunan Perangkat Pembelajaran, I Gusti Bagus Weda Sanjaya guru Bahasa Bali SMAN Bali Mandara yang membawakan materi penyususunan RPP, LKPD, dan Bahan Ajar, Putu Dharma Pradnyani, guru Bahasa Bali SMAN 1 Sawan yang membawakan materi penyusunan soal dan kisi-kisi soal, dan I Kadek Mustika, guru Bahasa Bali SMAN 1 Seririt yang membawakan materi mengenai penyusunan kartu soal, rubrik penilaian, serta program remidial dan pengayaan.
Ketua MGMP Bahasa Bali SMA Kabupaten Buleleng I Kadek Mustika mengatakan, MGMP Bahasa Bali SMA Kabupaten Buleleng memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung kebijakan Pemprov Bali apalagi berkaitan dengan keberadaan bahasa Bali.
Pihaknya pun berupaya melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Seperti pembuatan konten pembelajaran dari masing-masing guru, pesantian di Pura Agung Jagatnatha Buleleng, dan Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran.
Sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka guru Bahasa Bali juga sangat dipandang perlu mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang kurikulum ini sehingga nantinya siap dalam penerapan khususnya mengenai perangkat pembelajaran, baik dalam Kurikulum 2013 maupun bagi sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum Merdeka.
“Workshop ini kami laksanakan untuk ikut dalam memeriahkan Bulan Bahasa Bali dengan topik yang diambil sesuai dengan kebutuhan guru-guru saat ini sehingga melalui workshop ini nantinya para guru terampil dalam menyusun perangkat pembelajaran” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MKPS Kabupaten Buleleng Disdikpora Provinsi Bali, Putu Arimbawa mengapresiasi upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh MGMP Bahasa Bali SMA Kabupaten Buleleng khususnya dalam mendukung program pemerintah daerah. MGMP diharapkan selalu melakukan penyelarasan dengan kebijakan Pemprov Bali karena pelajaran Bahasa Bali termasuk dalam Muatan Lokal.
“Pelestarian Bahasa Bali diharapkan tidak hanya pada pelaksanaan lomba atau kegiatan yang sifatnya temporal tetapi pembinaan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. MGMP Bahasa Bali juga memiliki peran dalam hal ini dengan mengoptimalkan peran guru dalam memberikan layanan belajar di skeolah maupun melalui platform mediatertentu sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas,” singkatnya. Editor : I Dewa Gede Rastana