Padahal cuaca pada saat itu cerah, tak turun hujan, namun petir tiba-tiba muncul dan nenyambar kabel listrik sehingga membuat listrik padam. Syukurnya dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Menurut salah satu warga tak mau dipasang namanya menyebut, petir yang menyambar pohon tersebut cukup keras, dan kobaran api pun terbilang besar. "Semalam itu petirnya keras, warga kaget dengarnya. Sampai pohon kelapa terbakar bagian atas. Kobaran api lumayan besar," ujarnya pada Selasa (8/3).
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, Nyoman Siki Ngurah membenarkan hal tersebut. Bahkan ia menyebut jalan sempat ditutup karena situasi gelap. “Untuk menjaga keamanan pengemudi, oleh PLN diminta bantuan damkar tutup jalan karena kondisi gelap. Dan PLN biar aman bekerja,” ujarnya.
Untuk menangani kejadian tersebut, pihaknya menurunkan sekitar 13 personil untuk memadamkan api. Dengan menghabiskan lima ribu liter air dengan mengerahkan lima unit armadanya. “Dilaksanakan (pemadaman) oleh regu satu pos Karangasem,” lanjut Siki.
Pihaknya meenghimbau warga supaya lebih waspada dan berhati - hati, mengingat kasus kebakaran di Karangasem terus mengalami peningkatan. Karena kebakatan disebabkan oleh kondisi alam dan kelalaian masyarakat. (dir)