Dikonfirmasi Kamis (28/4), Kapolsek Karangasem, AKP Putu Sunarcaya membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Syukurnya tas milik Swardani tidak bisa dibawa kabur oleh pelaku, karena pada saat itu, tali tas tersebut lebih dulu putus. “Tas nya tidak dibawa kabur, karena pada saat itu tali tas nya putus,” ujar AKP Sunarcaya.
Sontak, Swardani berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, pelaku tanpa pikir panjang langsung menceburkan diri ke sungai dekat TKP. “Pelaku masuk ke gorong-gorong sungai. Tim sudah melakukan olah TKP dan mendatangi kediaman korban,” lanjutnya.
Sunarcaya menambahkan, saat korban datang ke Polsek, yang bersangkutan enggan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), korban hanya memberitahukan pihak kepolisian bahwa tas miliknya putus akibat terjadi percobaan penjambretan.
Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan pengecekan terhadap kasus ini. Dan Kapolsek menyebut bahwa sampai saat ini, pelaku belum dapat ditemukan. “Kami tetap koordinasi dengan Polres dan lintas-lintas yang lain,” jelasnya. (dir)