Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Antisipasi Kenaikan Harga Pokok, Badung Gelar Pasar Murah

I Komang Gede Doktrinaya • Selasa, 31 Mei 2022 | 13:24 WIB
PASAR MURAH: Pelaksanaan pasar murah di Lapangan Parkir Puspem Badung, Senin (30/5). Ist
PASAR MURAH: Pelaksanaan pasar murah di Lapangan Parkir Puspem Badung, Senin (30/5). Ist
MANGUPURA, BALI EXPRESS – Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemkab Badung menggelar pasar murah, Senin (30/5). Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan parkir Puspem Badung tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Sejumlah kebutuhan pokok dijual di pasar murah, mulai dari beras, kopi, gula, minyak, peralatan penjor, baju sembahyang, dan lainnya.

Kadis Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung Made Widiana mengatakan, pelaksanaan pasar murah ini merukapakan salah satu langkah preventif  dalam menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. Pasalnya saat hari raya, ampir seluruh harga bahan kebutuhan pokok sering meningkat, sedangkan daya beli masyarakat menjadi lemah.

“Kegiatan ini sekaligus mengendalikan laju inflasi di Kabupaten Badung.  Pasar murah berlangsung selama 2 hari,” ujar Widiana.

Menurutnya, dalam kegiatan ini juga bekerjasama dengan instansi terkait, seperti Dinas Pertanian dan Pangan, Koperasi Bina Sejahtera, dan Bank BPD Bali. selain itu, pasar murah ini juga berkerjasama dengan para pelaku usaha yang menjual kebutuhan pokok dan kebutuhan keagamaan. Sehingga seluruh kebutuhan selama Hari Raya Galungan dan Kuningan dapat diperoleh dengan harga murah.

“Kami harus pastikan, harganya lebih murah dari harga pasar. Mengingat semua ini untuk menekan lonjakan harga. Jangan sampai saat hari raya masyarakat banyak membutuhkan barang, namun barang yang dibutuhkan harganya tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, pasar murah ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada para konsumen dengan harga relatif lebih stabil. Sehingga laju inflasi daerah bisa dikendalikan serta diharapkan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengambil langkah-langkah dalam mengendalikan inflasi.

Seperti meningkatkan produksi pangan, menerapkan teknologi produksi pangan, memantau kecukupan stok pangan, mengawasi dan memantau distribusi barang dan melakukan OP (Operasi Pasar) kebutuhan pokok dan barang strategis.

“Dalam kesempatan ini kami memberikan penghargaan kepada semua OPD dan para pelaku usaha dan kepada semua pengunjung atas partisipasi dan sekaligus berbelanja serta membantu dan mensukseskan kegiatan pasar  murah ini,” imbuhnya.

 
Photo
Photo
Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Antisipasi Kenaikan Harga #Pemkab Badung #pasar murah