Selain merupakan pemeliharaan rutin, pembersihan lampu penjor tersebut dilakukan menjelang perhelatan internasional yakni piala Dunia U20. Dimana Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi salah satu venue dalam acara bertaraf internasional tersebut. “Pembersihan lampu ini kita lakukan mulai dari tiangnya, ornamennya. Apalagi saat ini menjelang perhelatan Piala Dunia,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Gianyar, I Wayan Suamba, Senin (20/6).
Ditambahkannya jika pembersihan tersebut dilakukan secara menyeluruh, dimana pada tiang terdapat kerak yang berkarat dan debu yang menempel pada lampu. Hal itu pun membuat warna lampu pun cepat memudar. “Kita coba dulu dibersihkan dari kerak dan debu, kalau tidak bisa ya dicat ulang. Kalau bola lampu chassingnya dibersihin dan dipasang ulang,” imbuhnya.
Total ada 85 tiang kembar yang berada di Jalan Bypass Dharma Giri dengan jumlah 340 bola lampu, dan 145 tiang tunggal dengan 435 bola lampu di Jalan Raya Bitera, Ciung Wanara dan Jalan Ngurah Rai. “Kita gunakan mobil crane dan petugas Dishub dalam pembersihannya,” tegas Suamba.
Sayangnya, Suamba enggan menyebutkan berapa nilai anggaran pemeliharaan lampu tersebut. Menurutnya pemeliharaan ini baru pertama dilakukan, sehingga pihaknya memerlukan contoh dan belum bisa mengestimasikan berapa nilai untuk pemeliharaan satu lampu tersebut. “Saat ini sedang dihitung, kita ambil contoh dulu. Rencana diplot dari anggaran rutin pemeliharaan PJU,” pungkasnya. Editor : I Dewa Gede Rastana