Kepala Disnaker ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, menyampaikan pihaknya telah berkomunikasi dengan yang bersangkutan pada Selasa (23/8) melalui sambungan telepon. “Tadi (kemarin, red), saya berkomunikasi dengan yang bersangkutan sekitar pukul 14.00,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Ida Bagus Arda juga menerangkan, sesuai hasil koordinasi pihaknya, saat ini Gusti Ayu Vira sudah dijemput KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Turki pada 21 Agustus 2022 sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Penjemputan ini menjadi upaya membawa Gusti Ayu Vira ke tempat penampungan sementara (shelter) yang berada di Ankara, Ibukota Turki, sebelum dipulangkan ke Indonesia. “Komsumsi ditangani KBRI, saat ini menunggu kepulangannya,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut dijelaskan juga, pihaknya tidak mengetahui apa hambatan kepulangannya. Namun diperkirakan menunggu jadwal penerbangan. “Kondisinya baik, namun belum pulih betul. Begitu juga dengan PCR juga sudah dengan hasil negatif Covid-19,” tandas Ida Bagus Arda.
Untuk diketahui Gusti Ayu merupakan salah satu PMI yang berasal dari Lingkungan Tegal, Kelurahan Bebalang, Bangli. Perempuan berusia 23 tahun bekerja sebagai spa terapis dan kini dalam keadaan sakit di Turki. Gadis ini pun berharap bisa dipulangkan, karena dirinya sendiri mengalami kendala biaya. Bahkan ia sempat bersurat ke Presiden Joko Widodo pada 14 Agustus 2022.
Tertulis di surat tersebut, dibeberkan awal mulanya ia bekerja di Turki. Suasana kerja, gaji hingga kondisi kesehatannya yang mengharuskan dia berobat, tetapi tidak memiliki biaya. Selain itu dalam surat tersebut ia juga memohon kepada Presiden Jokowi agar memulangkannya ke Bali. (ade/wid) Editor : I Putu Suyatra