Penggunaan energi hijau ini salah satunya sudah dimiliki PT Tirta Investama-Aqua Mambal, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Melalui penggunaan green energi ini selama dua bulan kedepan sudah dipastikan dapat mengurangi Carbon Food Print pada produk PT Tirta Investama-Aqua Mambal.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pun mengapresiasi PT Tirta Investama-Aqua Mambal, lantaran sudah membeli 800 MWH. Artinya bisa menutup konsumsi listrik selama dua bulan kedepan dengan berbasis green energi. Bahkan, emisi Carbon Food Print pada produk Aqua juga bisa menurun.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah ini menjadi green industri. Ini kolaborasi antara Danone dengan PLN, dalam hal ini berhasil membuat suatu industri yang tadinya carbon emisinya tinggi menjadi lebih rendah. Ini juga dukungan dari pemerintah PLN dan juga Industri,” jelas Darmawan dalam acara peresmian PLTS Atap di PT Tirta Investama-Aqua Mambal, Rabu (31/8).
Dikatakannya, minat industri di tingkat nasional terhadap REC sangat tinggi. PLN mencatat telah menyediakan REC untuk listrik setara 620.378 megawatt hour (MWh) hingga Juli 2022. Angka ini naik dari realisasi akhir 2021 yang mencapai 308.201 MWh.
Saat ini REC telah dimanfaatkan 186 pelanggan bisnis dan industri.
Darmawan menyebutkan, PLN telah melakukan kerjasama dengan lembaga internasional untuk memproduksi REC yang memiliki kualitas internasional.
Proses pengembangan inipun diakuinya telah dilakukan selama dua setengah tahun. “Industri yang membutuhkan green energi yang tadinya harus mengambil pasar internasional sekarang bisa dari PLN, dengan animo yang sangat besar. Nah ini tentu saja jumlah dari REC ini volumenya semakin meningkat, baik dari sudut pandang PLN maupun dari marketnya,” imbuhnya.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi langkah yang diambil Danone-Aqua, karena salah satu isu prioritas pada Presidensi KTT G20 adalah mencapai karbon netral dan memaksimalkan penggunaan energi terbarukan.
Pihaknya berharap upaya yang dilakukan Danone-Aqua dapat ditiru yang lainnya. “Saya pikir yang dibuat Aqua ini adalah bagian dari yang menurut saya sangat baik. Sehingga saya mendorong Gubernur, Bupati dan pejabat lain yang ada di Bali agar mencontoh model kolaborasi (Aqua dengan PLN) ini,” ujar Luhut.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya