Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Hendra Wijaya menjelaskan bahwa video peristiwa tersebut awalnya viral di media sosial sehingga Senin (10/10) sekitar pukul 19.30 WITA pihaknya melakukan penyelidikan disekitar lokasi. “Kemudian lokasi kejadian berhasil kita identifikasi dan ternyata peristiwa itu terjadi Sabtu dini hari (8/10) sekitar pukul 02.00 WITA,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (11/10).
Dimana menurut informasi dari saksi di TKP, sekitar pukul 02.00 WITA saat hujan deras dan petir penyambar, tiba-tiba terdengar suara tembok roboh. Setelah dicek ternyata tembok yang ada disebelah barat garase UD. Cipta Sari milik I Nengah Suparta, 50, roboh. Robohnya tembok berukuran 10 x 6 meter tersebut kemudian membuat garase ikut roboh dan menimpa 3 unit mobil yang terdiri dari Expander warna putih, Innova warna hitam dan mobil Suzuki Pikap warna hitam, dan dua sepeda motor yang terdiri dari Honda PCX dan Honda vario warna hitam putih.
“Ketika itu air cukup besar dari selokan barat tepatnya selokan Gang Gelatik masuk dan meluber ke lokasi garase milik korban dan bermuara di sebelah timur garase milik korban. Selain mobil dan sepeda motor terdapat juga 8 tabung gas 12 kg, 100 galon air mineral di garase tersebut,” paparnya.
Akibat peristiwa tersebut mobil Expander putih mengalami pecah pada kaca depan pecah dan penyok, mobil Innova hitam mengalami kaca depan pecah dan penyok, mobil Suzuki Pikap mengalami penyok, dan sepeda motor Honda PCX mengalami lecet di bagian depan. Kemudian tabung gas LPG 12 kilogram serta 30 galon air mineral hanyud ke sungai sebelah timur TKP. “Dengan rotal kerugian diprediksi mencapai Rp 100 Juta,” beber Kompol Decky.
Peristiwa longsor tersebut, menurut saksi bukan baru pertama kalinya terjadi dilokasi tersebut. Sebab setiap kali hujan deras turun, maka di TKP akan terkena banjir lantaran lokasi garase lebih rendah dari selokan di Gang Gelatik. Pihaknya pun mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada memasuki musim penghujan seperti saat ini. “Kita imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lagi apalagi memasuki musim penghujan seperti sekarang ini,” tandasnya. (ras) Editor : I Dewa Gede Rastana