Dari empat peserta yang seluruhnya adalah perempuan, ternyata persaingan sangat ketat. Dari empat orang hanya satu yang gugur saat memakan cabai Carolina Reaper. Kemudian karena persaingan sangat ketat dan tidak ada pemenangnya, diputuskan untuk menambah satu cabai. Namun cabai yang dipilih adalah cabai terpedas keenam di dunia, yakni Naga Viper.
Kendati sudah memakan dua cabai, ketiga peserta ini seakan tak mau mengalah. Sehingga pemilik restoran terpaksa memutuskan ketiganya sebagai pemenang. Hadiah yang diberikan berupa uang sebesar Rp 500 ribu untuk masing-masing peserta.
Pemilik restoran Crazy Hot Indonesia, Eric Li, 58, mengatakan Chili Challange adalah sebuah perlombaan makan cabai Carolina Reaper yang merupakan terpedas di dunia. Jika dibandingkan dengan cabai rawit, Carolina Reaper 20 kali lebih pedas. “Saya salut sekali banyak yang menang, apalagi tadi memakan cabai itu tanpa tambahan apapun,” ujar Eric.
Menurutnya, perlombaan ini digelar hanya sebatas menambah kesenangan saja. Sebab di restoran yang baru soft opening ini tidak hanya menyediakan makanan yang enak dan servis yang memuaskan. “Kami memanggil teman-teman dari seluruh nusantara untuk try to have fun (mencoba bersenang-senang). Jadi siapapun boleh ikut, asalkan makan di tempat kita,” ungkapnya seraya menyebutkan minimal peserta satu orang dan maksimal tiga orang,
Setelah Chili Challange ini, Eric menerangkan, lomba serupa akan digelar setiap hari. Bagi pemenang dalam lomba berikutnya akan diberikan potongan harga makanan hingga 25 persen. Hal ini berlaku untuk peserta dan rekannya yang datang dan makan dalam satu meja. “Mau sepuluh orang satu meja tetap dapat potongan. Asalkan mampu memakan cabai setiap enam menit satu cabai,” terang pria asal Semarang tersebut.
Rencananya perlombaan ini akan digelar lagi dengan skala yang lebih besar setiap tahunnya. Eric menjelaskan, pemenang akan ditetapkan sebagai Grand Chili Challange. Dalam perlombaan tersebut para peserta diwajibkan untuk memakan cabai setiap satu menit. Hadiah besar disebutkan akan disiapkan untuk Grand Chili Challange. “Jadi mereka setiap satu menit harus menambah satu cabai, sampai ada satu pemenang. Hadiah bagi pemenang Rp 50 juta secara cash,” jelasnya.
Sementara salah satu peserta, Gusti Ketut Agustini mengaku, meski menyukai makanan pedas, dirinya sedikit berdebar-debar saat mengikuti lomba tersebut. Sebab cabai yang digunakan adalah yang terpedas di dunia. Namun ia merasa bangga karena mampu bertahan selama 24 menit setelah memakan dua jenis cabai. “Rasanya deg-degan karena pedas banget, sampai ke hulu ati rasanya,” paparnya. Editor : I Dewa Gede Rastana