Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tidak sedikit karyawan PT. Mitra Prodin yang mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial setelah dirumahkan oleh manajemen. Namun mereka hanya bisa pasrah dan berharap situasi pasar global segera membaik. Sebab alasan mereka dirumahkan disebut-sebut karena permintaan pasar yang menurun.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani mengatakan jika atas isu yang berkembang mengenai perumahan karyawan di PT. Mitra Prodin, ia langsung menugaskan staffnya untuk melakukan komunikasi dengan pihak manajemen. "Dan didapatkan keterangan dari HRD disana bahwa dengan melihat situasi global, dimana customer mereka mengurangi permintaan order sejak beberapa bulan belakangan ini," ujarnya
Ditambahkannya jika pihak manajemen mengaku sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengatur kapasitas produksi agar tidak over capasity. Namun setiap bukan tetap terjadi penurunan permintaan orderan, sedangkan karyawan di perusahaan itu sangat banyak. "Dan mereka mengatakan jika sudah berkomunikasi dan berdiskusi dengan Disnaker Provinsi Bali, sehingga manajemen terpaksa mengambil keputusan ini, yakni merumahkan sementara karyawannya selama seminggu untuk menghindari terjadinya PHK. Dan akan dipekerjakan kembali nanti," paparnya.
Namun pihaknya akan tetap melakukan komunikasi serta pemantauan kepada perusahaan tersebut. Sembari tetap berupaya agar manajemen perusahaan tidak sampai mengambil langkah PHK terhadap karyawannya. Sayangnya ia mengaku tidak tahu jumlah pasti berapa karyawan yang dirumahkan sementara."Jadi untuk saat ini tidak dirumahkan semua, hanya ada sebagian. Mudah-mudahan komunikasi dan pendekatan yang kita lakukan bisa mengatasi ini, agar jangan sampai ada karyawan yang di PHK," tandasnya.
Sementara itu, HRD PT. Mitra Prodin, Marta, mengatakan jika informasi mengenai perumahan karyawan itu telah disampaikan melalui akun instagram PT.Mitra Prodin @mitra.prodin. Dimana dalam postingan yang disampaikan atas nama Robert Hensby selaku Direktur Mitra Prodin, tertulis “Pekan lalu, Mitra Prodin mengambil keputusan sulit untuk mengurangi jumlah hari kerja karyawan produksi kami di bulan November. Mitra Prodin telah merumahkan pekerja produksi selama seminggu di bulan November. Di bulan Desember ada kemungkinan untuk kembali merumahkan pekerja produksi selama seminggu.
Kami paham bahwa beberapa bulan ke depan ini akan berat bagi mereka yang terkena dampak, dan kami ingin meyakinkan semua pekerja bahwa prioritas utama kami adalah mempertahankan status pekerja sebagai karyawan, karena mereka adalah pekerja berbakat yang berkontribusi setiap hari untuk kesuksesan Mitra Prodin. Terlepas dari kemungkinan dirumahkannya para pekerja, semua pembayaran tunjangan wajib akan dibayarkan kepada semua pekerja secara penuh sesuai dengan haknya.
Bagaimana kita bisa sampai disini? Selama pandemi, permintaan pre-rolled cone meningkat dengan pesat, dan banyak orang memperkirakan percepatan ini akan berlanjut bahkan setelah pandemi berakhir. Tetapi penurunan ekonomi makro, persaingan yang meningkat, tingkat inflasi yang tinggi, dan penumpukan persediaan cone setelah covid, telah menyebabkan perubahan mendadak pada kondisi pasar di Amerika Utara. Untuk menghadapi kondisi makro ekonomi ini maka kami harus mengambil beberapa langkah untuk mempertahankan bisnis kami.
Terlepas dari kemunduran ini, kami tetap memiliki visi jangka panjang yang positif. Fokus kami adalah meningkatkan jumlah pelanggan kami, melakukan efisiensi dalam proses bisnis kami, dan memperluas jangkauan kami ke pasar-pasar baru.
Tidak ada cara yang baik untuk berbagi berita tentang pengurangan gaji, tetapi kami sudah berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai kami yaitu integritas dan kejujuran, hari ini dan seterusnya. Kami sangat berterima kasih atas semua dedikasi Anda di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan untuk menjadikan Mitra Prodin seperti sekarang ini. Marilah dengan kesadaran yang penuh kita saling berempati dengan semua rekan kerja kita termasuk diri kita sendiri.”
Untuk diketahui, PT. Mitra Prodin merupakan produsen perlengkapan merokok dengan produk utama berupa kerucut rokok pre-rolled buatan tangan dan sistem pengisian kerucut. Perusahaan ini memasok grosir dan distributor ke seluruh dunia. Sehingga tidam heran jika perusahaan ini memiliki ribuan karyawan. Bahkan perusahaan ini kini tengah mengembangkan sayapnya ke wilayah Jembrana. (ras)