Menurut Ni Wayan Suyani, salah seorang pedang di Pasar Seni, korban awalnya terlihat sedang mengisi air untuk dibawa ke kiosnya. Tapi tiba-tiba Arsika mendadak pingsan dan beberapa pedagang langsung membawanya ke rumah sakit. “Sebelum dibawa RSUD Klungkung, Arsika sebenarnya masih dalam keadaan sehat, namun tiba-tiba pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh beberapa pedagang,” ujarnya.
I Made Suparka yang merupakan paman korban mengatakan, semasa hidupnya korban tidak mempunyai penyakit bawaan dan terlihat sehat seperti biasanya. Namun tiba-tiba saat mencari air, Arsika pingsan dan langsung dibawa ke RSUD Klungkung, sayangnya korban sudah dinyatakan meninggal. “Almarhum akan diupacarai dengan Ngaben Alit di Setra Adat Tegak,” ungkapnya
Sementara itu, Wadir Pelayanan Medis RSUD Klungkung dr Ratna memastikan korban Arsika saat datang sudah meninggal dunia sekitar pukul 11.00 Wita. “Pasien datang sekitar pukul 11.00 Wita dalam kondisi henti jantung Cardiac Arrest dan langsung diberikan bantuan resusitasi jantung. Tetapi tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia pukul 11.13 Wita,” ungkapnya. (nan)
Editor : I Komang Gede Doktrinaya