Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa sekitar pukul 06.00 WITA, Ahmad Romli yang merupakan buruh di toko bangunan tersebut melihat tembok di sebelah selatan toko sudah retak.
Maka dari itu saksi dibantu rekan sesama buruh mulai melakukan pembersihan dengan mengangkat barang - barang yang ada di dapur. Sebab pada tembok yang retak tersebut diatasnya terdapat bangunan dapur dan kamar mandi.
Naas, belum selesai melakukan pembersihan sekira pukul 10.00 WITA, tembok yang diperkirakan sepanjang 15 meter dan tinggi sekitar 5 meter tersebut semakin retak dan langsung tergerus serta jebol ke badan jalan yang mengarah ke Banjar Kumbuh Desa Mas.
Kapolsek Ubud Kompol I Made Uder yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa atas peristiwa tersebut saksi dibantu semua karyawan toko langsung melakukan pembersihan dengan alat seadanya. "Jadi tembok toko bangunan ini longsor karena faktor cuaca yang dari kemarin hujan deras dan tembok dari dinding bangunan tersebut tidak kuat menahan curah air hujan yang cukup besar, " ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 15 Juta. "Dan atas peristiwa tersebut korban tidak akan melaporkan secara hukum mengingat kejadiaan itu adalah musibah," tandasnya. (ras) Editor : I Dewa Gede Rastana