Informasi yang dihimpun di lapangan, tanah senderan yang berada di sebelah timur Jeroan, atau sebelah utara Perantenan itu diketahui longsor sekitar pukul 08.30 WITA.
Selanjutnya longsor dari senderan tersebut menutupi aliran sungai di bawahnya. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp 300 Juta,” ujar Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Sudyatmaja saat dikonfirmasi Rabu (10/5).
Ditambahkannya jika setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya bersama Camat Gianyar, Perbekel Desa Tegal Tugu, Bendesa Adat Tegal Tugu, Wakil Bendesa Adat Tegal Tugu, Kelian Adat Banjar Triwangsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Tegal Tugu langsung melakukan peninjauan ke lokasi. “Panjang senderan yang longsor mencapai 25 meter dengan tinggi tembok 5 meter,” sambungnya.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada mengingat saat ini cuaca cukup ekstrim. “Saat ini cuaca cukup ekstrim, jadi kita imbau masyarakat untuk senantiasa waspada dimana pun berada,” tandasnya. (ras) Editor : I Dewa Gede Rastana