Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV I Nyoman Rena serta dihadiri beberapa anggotanya. Sedangkan dari eksekutif, hadir Direktur RSUD beserta jajarannya, Kepala BKPSDM serta Kepala Disdikpora.
Perekrutan PPPK menjadi sorotan Komisi IV dalam rapat tersebut. Seperti yang disampaikan Nyoman Rena ketika ditemui awak media mengungkapkan, terkait perekrutan PPPK ini, terjadi masalah yang tidak linier. “Gurunya itu tidak linier dengan masa kerjanya. Seperti dia masih mengajar, tetapi masih sebagai tenaga administrasi tahun operator. Itu kan tidak linier,” ungkap politisi Fraksi Golkar tersebut.
Seperti diketahui, Kabupaten Karangasem masih mengalami kekurangan guru. Dengan perekrutan ini, dianggap tidak mengatasi permasalahan itu. “Walaupun diangkat, tetapi masih disana,” sambungnya.
Dalam rapat itu, disebutkan telah ditemukan solusi untuk sekolah melakukan pengangkatan guru yang sudah mempunyai sertifikat pendidikan menggunakan dana BOS. Akan tetapi, solusi tersebut bertentangan, karena tidak boleh merekrut tenaga kontrak. “Makanya ingin dikomunikasikan ke atas,” paparnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Karangasem, Kadek Weisya Kusmia Dewi berharap kekurangan sumber daya manusia (SDM) di bidang-bidang yang disebutkan bisa segera teratasi. “Karena kekurangan SDM ini bisa ada tenaga yang mengambil pekerjaan double. Tidak hanya satu pekerjaan saja diambil,” ucapnya. (dir) Editor : I Dewa Gede Rastana