JEMBRANA, BALI EXPRESS- Akademisi Prodi Peternakan, Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar merekomendasikan pemanfaatan bahan pakan lokal untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak ayam kampung. Salah satunya ubi talas, baik bagian batang, daun ataupun umbi.
Pemanfaatan ubi talas sebagai pakan bagi ayam kampung dapat dilakukan dengan melakukan fermentasi terlebih dahulu. “Melalui upaya fermentasi dapat meningkatkan kualitas bahan pakan. Mengingat fermentasi, bertujuan untuk mengurangi zat antinutrisi, meningkatkan kecernaan, menaikkan waktu simpan dan meningkatkan nilai jual,” kata akademisi Prodi Peternakan Unwar Ir I Gusti Ayu Dewi Seri Rejeki, M.Si yang juga merupakan Koordinator Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Asah Duren Pekutantan, Jembrana pada, Senin 10 Juli 2023.
Menurut Seri Rejeki, semua produk akhir fermentasi biasanya mengandung senyawa yang lebih sederhana dan mudah dicerna dibanding dengan bahan asalnya. Pada prinsipnya fermentasi adalah suatu proses pembiakan mikroorganisme terpilih pada media dengan kondisi tertentu sehingga mikroorganisme tersebut dapat berkembang dan mengubah komposisi kimia dedak padi sehingga menjadi bernilai gizi lebih baik.
Seri Rejeki berharap melalui pemanfaatan bahan baku lokal, peternakan mampu menekan biaya penyediaan pakan dan mendapatkan pakan berkualitas dengan biaya murah. Besarnya biaya ransum dalam usaha peternakan merupakan biaya paling tinggi mencapai 70 persen dari biaya produksi.
Sedangkan Ketua Kelompok Ternak Manuk Amerta Komang Ginarsa mengakui pemanfaatan bahan baku lokal berupa ubi talas sebagai pakan fermentasi menjadi sebuah inovasi. Melalui inovasi tersebut diharapkan peternak dapat menekan biaya penyediaan pakan, sehingga peternak mendapatkan keuntungan lebih tinggi. (*)
Editor : I Made Mertawan