Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Warga India yang Terlibat Pembunuhan di Sanur Kauh Ternyata Habisi Korban Pakai Roti Kalung

I Gede Paramasutha • Kamis, 13 Juli 2023 | 00:39 WIB
BARU NGAKU: Dua WNA India yang membunuh WNI di Sanur Kauh, Denpasar, Bali, baru mengaku kalau menghabisi korban juga memakai roti kalung, bukan hanya kayu saja.
BARU NGAKU: Dua WNA India yang membunuh WNI di Sanur Kauh, Denpasar, Bali, baru mengaku kalau menghabisi korban juga memakai roti kalung, bukan hanya kayu saja.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar terus mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan dua warga negara asing (WNA) asal India Gurmej Singh, 21, dan Ajaypal Singh, 21, terhadap korban Fitran Robby Firdaus, serta menganiaya Rajesh Sheen di Jalan Tukad Bilok, Gang Banteng, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Bali. Ternyata, ada perbedaan keterangan dari pengakuan semula.

Perkembangan itu disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi. Dijelaskannya, keterangan awal kedua pelaku usai diamankan, mengaku melakukan penganiyaan terhadap korban menggunakan kayu dan tangan kosong.

Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku asal Negeri Bolywood ini, mereka mengakui selain memukul dengan kayu, juga menggunakan senjata tajam jenis roti kalung warna silver.

"Pemeriksaan terhadap saksi, pelaku dan juga surat keterangan dari rumah sakit yang memeriksa penyebab kematian korban, para pelaku akhirnya mengakui melakukan penganiyaan terhadap korban menggunakan senjata tajam," tuturnya, Rabu (12/7).

Kedua tersangka juga mengatakan kepada polisi, senjata itu ternyata didapat dari korban Fitran. Kemudian mereka pakai memukul korban sebanyak tiga kali.

"Pelaku mengaku senjata warna silver tersebut terbuat dari logam seberat 500 gram, ada di TKP direbut pelaku dari korban, usai mereka cekcok saling ejek dengan kata-kata “Motherf*cker," imbuhnya. Saat ini terhadap kedua tersangka kembali dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk lebih memastikan keterangan keduanya.

Editor : I Putu Suyatra
#india #bali #pembunuhan #sanur kauh #denpasar