Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ny. Putri Koster Ajak Perempuan Bali Cerdas Pahami Berinvestasi di Pasar Modal

Putu Agus Adegrantika • Sabtu, 15 Juli 2023 | 02:03 WIB
KETUA : TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster.
KETUA : TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster.

 

DENPASAR, BALI EXPRESS - Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengapresiasi acara sosialisasi perempuan Bali cerdas berinvestasi di pasar modal yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, yang bertempat di Hotel Padma Legian, pada Kamis (13/7). Ia mengatakan bahwa seorang ibu memiliki peran ganda dalam rumah tangga. Diantaranya bisa menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi yang tangguh dan penuh dengan tata krama dan tanggung jawab, ibu juga bisa menjadi pengurus ekonomi dalam rumah tangga.

Dalam menjalani peran ekonomi demi kesejahteraan keluarga, maka seorang ibu harus cerdas dalam memahami investasi dalam pasar modal, jangan tergiur dengan pasar modal yang menawarkan hal-hal yang bisa merugikan terlebih yang menawarkan cepat kaya.

Menurut Putri Koster, akar dari persoalan masyarakat tergiur dan terjerat investasi bodong maupun pinjol ilegal adalah ingin cepat kaya secara instan, ketamakan dan gaya hidup hedon atau ingin bermewah-mewahan, mengikuti trend terkini tapi tidak disesuaikan dengan kemampuan ekonomi.

Sehingga akhirnya mereka terjerat investasi ilegal yang biasanya memberikan janji manis dan iming-iming keuntungan besar bahkan tanpa risiko serta janji pasti untung.

“Masyarakat ingin kaya cepat, kaya instan jadi mudah terkecoh investasi bodong. Sementara para pelakunya jeli memanfaatkan celah hukum dengan berbagai cara. Mereka memberikan iming-iming suku bunga tinggi hingga 10 persen per bulan yang sebenarnya tidak masuk akal, akhirnya merugikan menyengsarakan masyarakat,” tutur Bunda Putri.

Untuk itu, Bunda Putri berharap para peserta yang mengikuti sosialisasi ini harus meresapi dan memahami ilmu yang diberikan oleh narasumber, sehingga bisa mencegah hal-hal yang bisa merugikan.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Kristianti Puji Rahayu,menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan jajaran bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi Bali semester 1 sebesar 6% lebih tinggi dari nasional sebesar 5%. Hal tersebut menunjukan pemulihan yang baik dalam pertumbuhan ekonomi Bali.


Untuk itu, dalam melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi, saat ini sedang tren di kalangan masyarakat berinvestasi di pasar modal. Dalam meminimalisir kerugian-kerugian yang dialami masyarakat, maka OJK menggelar sosialisasi tersebut.

“Dipilihnya perempuan, karena peran perempuan dalam keluarga sangat krusial terutama dalam menjaga keuangan keluarga, untuk itu para perempuan harus mengetahui bagaimana berinvestasi pada pasar modal yang baik dan benar,” pungkasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #investasi #pasar modal #perempuan bali #TP PKK Provinsi Bali