DENPASAR, BALI EXPRESS - Garis kemiskinan di Bali mengalami peningkatan sebesar 2,84 persen dari Maret 2022 ke Maret 2023. Lalu apa sebenarnya garis kemiskinan itu?
Dikutip dari web resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, dalam pengukuran angka kemiskinan makro Garis Kemiskinan digunakan sebagai besaran/batas untuk mengelompokkan penduduk yang dapat dikategorikan sebagai penduduk miskin atau tidak miskin.
Untuk Provinsi Bali, garis kemiskinan pada Maret 2023 sebesar Rp 529.643,- per kapita per bulan. Artinya, yang termasuk penduduk miskin didefinisikan sebagai penduduk dengan pengeluaran per kapita di bawah (atau lebih rendah) dari besaran yang disebut sebagai Garis Kemiskinan itu.
Dengan memperhatikan komponen Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM), terlihat peranan komoditas makanan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan.
Adapun besarnya sumbangan GKM terhadap GK pada Maret 2023 sebesar 69,00 persen, sementara besaran sumbangan GKBM terhadap GK sebesar 31,00 persen.
Pada Maret 2023, komoditas makanan yang memberikan sumbangan terbesar pada Garis Kemiskinan di Provinsi Bali baik di perkotaan maupun di perdesaan, pada umumnya sama, yaitu komoditas beras.
Selengkapnya komoditas makanan yang berpengaruh dalam pembentukan Garis Kemiskinan di perkotaan pada Maret 2023 adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, kue basah, bawang merah, roti, cabe rawit, mie instan, dan kopi bubuk & kopi instan (sachet).
Komoditas makanan yang berpengaruh dalam pembentukan Garis Kemiskinan di perdesaan pada periode yang sama adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, kue basah, bawang merah, cabe rawit, roti, tongkol/tuna/cakalang, dan kopi bubuk & kopi instan (sachet).
Pada komoditas bukan makanan, lima komoditas yang berpengaruh pada pembentukan Garis Kemiskinan di perkotaan pada Maret 2023 yaitu perumahan, bensin, upacara agama atau adat lainnya, listrik, dan pendidikan.
Sementara itu, lima komoditas bukan makanan yang berpengaruh dalam pembentukan Garis Kemiskinan di perdesaan pada periode yang sama yaitu perumahan, bensin, upacara agama atau adat lainnya, listrik, dan perlengkapan mandi.
Perkembangan Garis Kemiskinan Menurut Daerah di Provinsi Bali, Maret 2022-Maret 2023*
Maret 2022 Rp 485.022 per kapita / bulan
September 2022 Rp 515.037 per kapita / bulan
Maret 2023 Rp 529.643 per kapita / bulan
Perubahan Mar’22–Mar’23 (9,20 %)
Perubahan Sep'22–Mar’23 (2,84 %)
*Sumber BPS Bali
Editor : I Putu Suyatra