Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Atasi Kemacetan, Pemkab Badung Bangun Jalan Setapak di Pantai Jimbaran

I Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 8 Agustus 2023 | 02:00 WIB
PEMANTAUAN: Survei lapangan terhadap rencana pembangunan jalan setapak di pesisir Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat (4/8).
PEMANTAUAN: Survei lapangan terhadap rencana pembangunan jalan setapak di pesisir Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat (4/8).

BADUNG, BALI EXPRESS - Guna memecah kemacetan di wilayah Jimbaran, perwakilan masyarakat setempat telah mengajukan permohonan pembangunan jalan alternatif.

 

Hal tersebut pun diamini oleh Pemkab Badung. Hanya saja saat ini baru akan dilakukan pembangunan jalan setapak yang berada di Pantai Jimbaran, Badung, Bali.

 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung pun telah melakukan survei di kawasan Pantai Jimbaran. Rencananya pembangunan jalan setapak ini akan memiliki lebar 3,4 meter. Sementara jalan alternatif yang diajukan sebelumnya akan dilakukan kajian lebih lanjut. 

 

Kadis PUPR Badung, Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, survei lapangan terkait pembangunan jalan setapak tersebut dilakukan pada 4 Agustus 2023. Rencananya jalan yang akan dibangun itu menggunakan beton precast.

 

“Jalan setapak itu lebarnya maksimal 3,4 meter,” ujar Surya Suamba, Senin (7/8).

 

Meski demikian pihaknya, mengakui jika tetap akan dilakukan pembangunan jalan alternatif namun. Nantinya jalan tersebut akan dibangun di bawah tanah.

 

 

Namun kini masih dilakukan pengkajian terkait pembangunannya. 

 

Sehingga sementara waktu, Surya Suamba mengakui, jalan setapak tersebut diperlukan dapat digunakan. Ia pun menyebutkan hasil kajian jalan di bawah tanah itu akan disampaikan lebih lanjut.

 

“Kalau dipakai untuk temporary sebagai jalan alternatif satu arah bisa-bisa saja,” ungkap birokrat asal Tabanan tersebut. 

 

Hal senada pun disampaikan Ketua LPM Jimbaran, I Made Dharmayasa. Survei lapangan tersebut pun secara langsung dipimpin oleh Kepala Dinas PUPR Badung. 

 

Setelah terbangun nanti, akses jalan setapak sepanjang 300 meter tersebut. Bahkan jalan setapak akan dimanfaatkan secara insidental. Sehingga jika diperlukan akan digunakan sistem buka-tutup jalan.

 

 

“Itu akan diterapkan untuk sementara waktu sambil menunggu jalan terowongan (bawah tanah) yang direncanakan. Jadi bisa dibilang, jalan setapak ini adalah solusi jangka pendek. Sedangkan jangka panjangnya, adalah jalan masuk terowongan dari Pantai Muaya hingga cafe 9 yang saat ini masih kajian,” jelasnya. 

 

Lebih lanjut pihaknya menerangkan,  juga adanya jalan alternatif tersebut menjadi yang diharapkan. Terlebih dapat digunakan sebagai akses alternatif ketika terjadi kepadaran lalu lintas di Jalan Uluwatu I. Termasuk pula pada saat adanya pelaksanaan upacara adat keagamaan yang memanfaatkan Jalan Uluwatu I.

 

“Dengan itu, maka arus lalulintas yang ke arah utara bisa kami alihkan kesana,” imbuhnya. (*)

 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #kemacetan #Pemkab Badung #jalan #pantai jimbaran #badung