KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Korban kebakaran kios Pasar Desa Adat Tegak, Kecamatan klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali, akhirnya mendapatkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Klungkung.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Selasa (15/8). masing-masing Rp1 juta untuk pemilik kios. Adapun pemiliki kios yang mendapat bantuan diantaranya adalah Ni Kadek Suaswini, Ni Wayan Sudini, Wayan Suparta, serta Mangku Mawa.
Masing masing pemilik kios mendapatkan bantuan berupa uang sebesar Rp1 juta dari pihak Pemkab Klungkung yang diserahkan langsung secara tunai oleh Bupati Suwirta.
Pada kesempatan itu Bupati Suwita sempat memberikan semangat kepada para pemilik kios dengan mengatakan agar tetap semangat. Pihaknya juga meminta agar gudang atau kios supaya ditata dengan rapi agar pasar tetap terjaga dengan baik. “Tetap semangat dan tolong nanti penataan gudang ini lebih ditata dengan sebaik –baiknya,” tegasnya.
DItambahkannya bahwa penataan pasar ini nantinya bisa dibangun lebih bagus lagi, terutama penataan kabelnya harus dirapikan agar nantinya kenyamanan dan kemanan. Selain itu dirinya menugaskan jero bendesa agar bersama - sama megawal dan mensosialisasikan ke masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Mari bersama- bersama jaga kebersihan pasar dengan sebaik – baiknya,” sebutnya.
Sementara itu salah satu korban kebakaran kios, Ni Kadek Suassmini mengucapkan terimakasih atas bentuk perhatian dan bentuk kepedulian atas bantuan dari pemkab Klungkung. “trimakasi atas bantuan dan bentuk perhatian semangat bapak Bupati,” ungkapnya.
Diketahui, pada Senin (14/8) empat kios Desa Tegak, kecamatan Klungkung terbakar . Dari kebakaran tersebut menimpa masing-masing pemilik kios yaitu kios dari Nikadek Suasmini yang menjual minuman dan makanan ringan Ni Kadek Suaswini, Ni Wayan Sudini menjual sembako, Kios Wayan Suparta sembako dan makanan ringan dan pemilik kios yang ke empat Mangku Mawa Hanya terbakar pada atap. Dalam Tragedi ini total kerugian sekitar Rp 400 juta. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana