GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebuah pelinggih Tugu Indra Blaka milik warga di Banjar Ked, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali, diduga mengalami pengerusakan. Peristiwa itu pun viral di media sosial.
Terkait hal tersebut, Kapolsek Tegallalang AKP Anak Agung Alit Sudharma menjelaskan bahwa peristiwa itu diketahui pertama kali pada Rabu (16/8) sekitar pukul 06.30 WITA.
Dimana saat itu salah seorang saksi I Made Gegel yang baru saja keluar rumah melihat ada pecahan batu seperti bekas tugu pelinggih yang berserakan di atas jalan, tepatnya berada di utara rumahnya.
Saksi kemudian penelusuri asal pecahan batu tersebut yang ternyata pecahan Pelinggih Tugu Indra Blaka milik tetangganya, yaitu I Wayan P Ekawirata, 53. Atas peristiwa tersebut, saksi pun memberitahukan hal tersebut kepada pemilik pelinggih.
Ketika itu saksi bersama pemilik pelinggih sempat mencari-cari apakah ada orang yang mencurigakan di dekat TKP yang nekat melakukan pengerusakan yang menjurus pada kasus penistaan agama ini. Karena tak menemukan apa-apa, akhirnya pengerusakan tempat suci ini pun dilaporkan ke Polsek Tegallalang.
“Setelah menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” tegasnya Jumat (18/8).
Berdasarkan olah TKP diketahui jika pelinggih itu berada di depan rumah warga. Dan kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Apakah sengaja dirusak atau bagaimana saat ini kita masih lidik,” tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana