Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proyek Unik di Bali; Candi Bentar Bentir Jadi Bahan Tertawaan hingga Disebut Hiburan Pasca Covid-19

I Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 19 Agustus 2023 | 04:10 WIB
Candi Bentar yang kini dikenal sebagai Candi Bentar Bentir di Pantai Legian, Kuta Bali.
Candi Bentar yang kini dikenal sebagai Candi Bentar Bentir di Pantai Legian, Kuta Bali.

KUTA, BALI EXPRESS - Pembangunan candi bentar di Pantai Legian, Kuta Badung, menjadi bahan tertawaan masyarakat. Ini karena bentuknya tidak seragam.

Candi Bentar adalah dua buah bangunan gapura yang bentuknya sama persis atau simetris.

Yang jadi masalah, kata simetris itu tidak ada pada bangunan candi bentar di Pantai Legian.

Awalnya, candi bentar itu besar sebelah sehingga diplesetkan masyarakat menjadi candi bentar bentir. Namun, setelah diperbaiki, ternyata masih memiliki sekitar 6 perbedaan sehingga disebut sanglir.

Tokoh masyarakat Legian I Wayan Puspa Negara mengatakan, perbedaan antara candi bentar tersebut cukup menggelitik.

Sehingga menjadi bahan canda tawaan oleh masyarakat. Candi bentar bentir ini pun dinilai menjadi hiburan selepas menghadapi pandemi Covid-19.

“Proyek ini juga bisa memberikan hiburan kepada masyarakat, yang ditemukan candi bentar yang banyak masyarakat memberikan nama yang unik-unik, ada yang menyebutkan candi bentar bentir. Ada juga yang menyebut candi ini seharusnya dibiarkan biar unik,” tegas mantan Ketua LPM Kelurahan Legian tersebut.

Pihaknya pun mengakui, jika pembangunan candi bentar yang berbeda dapat menjadi daya tarik tambahan di Pantai Legian.

Sebab akan menjadi viral, karena cenderung unik dan menarik. Namun dalam gambar penataaan harus disamakan, sehingga dalam pembangunan candi bentar tidak boleh memiliki perbedaan.

“Menariknya dari dua sisi yang aneh, satu menarik karena memang tertarik, kedua menariknya akan menjadi perbincangan yang panjang. Itu juga akan menjatuhkan kredibilitas pemilik proyek, yaitu kontraktor dan konsultan pengawas” ucapnya.

Puspa Negara berharap agar kontraktor dan konsultan pengawas dapat menyediakan prototipe candi bentar bentir untuk menjadi monumen.

“Sehingga sejarah akan mencatat, bahwa dalam penataan Pantai Samigita, pernah ada Candi yang bentuknya Bentar Bentir. Justru itu akan menarik sebagai daya tarik,”  paparnya.

Kendati demikian, Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali (APPMB) tersebut tetap mengapresiasi Pemkab Badung yang telah melakukan penataan Pantai Samigita.

Sebab kunjungan wisatawan sudah mulai bergeser ke arah utara yakni ke Canggu, Batu Belig, Tibubeneng dan sekitarnya.

Namun pihaknya juga meminta agar proyek penataan pantai Samigita juga diikuti anggaran untuk upacara pemelaspasan dan pemeliharaanya. Sebab pemeliharaan dianggap penting dilakukan.

Namun terkadang hal tersebut malah sering dilupakan.

“Karena pembangunan itu harus berjangka (berumur) panjang. Jadi kami berharap Pemkab Badung untuk segera menganggarkan biaya pemeliharaan atas penataan Pantai Samigita. Memang ada masa retensi jika mengalami kerusakan masih tanggung jawab proyek. Tapi kalau sudah habis masa itu, jadi saya sangat berharap segera dianggarkan dalam APBD Badung,” jelasnya.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pantai legian #candi bentar #badung #kuta