NUSA PENIDA, BALI EXPRESS - Seorang warga negara asing (WNA) asal Latvia mengalami cedera setelah terhantam ombak di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, Jumat (25/8).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika bule berinisial VA sekitar pukul 13.00 WITA berenang di lokasi kejadian. Namun tiba-tiba ombak tinggi datang kemudian menggulungnya. Akibatnya korban pun mengalami cedera berupa dislokasi alat gerak bawah.
Korban pun berhasil mencapai pinggir pantai namun tidak bisa naik ke atas tebing karena kondisinya yang cedera. Sehingga warga yang kebetulan melihat kejadian itu pun melapor kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa laporan tersebut diterima oleh pihaknya pukul 13.45 WITA dari masyarakat setempat. Atas laporan tersebut pihaknya pun langsung memberangkatkan personil dari unit Siaga SAR Nusa Penida.
"Kita lamgsung memberangkatkan 6 orang personil dari Unit Siaga SAR Nusa Penida," ujarnya.
Ditambahkannya bahwa awalnya tim SAR gabungan berupaya melakukan evakuasi dengan menggunakan rigit Inflatable boat (RIB), namun karena kondisi ombak tidak memungkinkan maka upaya penyelamatan melalui perairan ditunda.
"Keterangan dari koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, proses evakuasi akhirnya dilakukan melewati jalur darat, turun dan selanjutnya membawa korban menaiki tangga tebing," lanjutnya.
Sementara itu, keterangan serupa dijelaskan oleh Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara.
"Setibanya kami di Perairan Pantai Kelingking ombak itu cukup tinggi, namun 2 orang rescuer berhasil berenang ke pinggir, ke tepi pantai,"paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan jika ketinggian ombak mencapai 4 hingga 5 meter. Namun dua rescuer berhasil menjangkau korban dan langsung bersama-sama dengan masyarakat membawa korban ke atas tebing.
Sampai kemudian pada pukul 16.35 WITA, mereka tiba di atas, dan kemudian korban dibawa menuju Klinik Nusa Medika untuk mendapatkan penanganan medis.
"Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Basarnas Bali (Unit Siaga SAR Nusa Penida), Koramil Nusa Penida, Polsek Nusa Penida, Klinik Nusa Medika dan masyarakat setempat," tandasnya. (*)