Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rahasia Gaib di Ayuterra Resort, Ubud, Bali; Kisah Lift Maut dan Lima Karyawannya yang Tragis

I Wayan Ananda Mustika Putra • Rabu, 6 September 2023 | 03:34 WIB
Jro Mangku I Nyoman Swastika dan dua pohon besar yang sudah ditebang di Ayuterra Resort Ubud Gianyar Bali, yang sudah diikatkan kain poleng dan diupacarai.
Jro Mangku I Nyoman Swastika dan dua pohon besar yang sudah ditebang di Ayuterra Resort Ubud Gianyar Bali, yang sudah diikatkan kain poleng dan diupacarai.

GIANYAR, BALI EXPRESS - Sebuah upacara pecaruan dilaksanakan di Ayuterra Resort, Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali, pada hari Selasa, 5 September 2023.

Upacara ini meliputi Caru Pengeruak, Jigra Maya, Pemayuh Karang, dan Banten Nebusin, dimulai pukul 16.00 Wita.

Tujuan utamanya adalah untuk menenangkan roh para korban dan juga untuk meredakan ketegangan dengan entitas gaib yang terganggu selama proses pembangunan resort.

Pihak hotel, termasuk pemiliknya, Linggawati Utomo, turut serta dalam upacara ini, meskipun ia bukan pemeluk agama Hindu.

Para anggota keluarga korban juga hadir dalam upacara ini, kecuali keluarga Ni Luh Superningsih asal Banjar Peneca, Payangan.

Dalam prosesi ini, seluruh area dan barang-barang yang ada di Ayu Terra Resort dibersihkan secara spiritual dengan menggunakan tirta, termasuk mobil operasional dan mobil milik pemilik, yaitu Kijang Innova Reborn dan Avanza.

Prosesi ini dipimpin oleh Jro Mangku Balun dan Jro Mangku I Nyoman Swastika, yang berasal dari Desa Sesetan, Denpasar.

Jro Mangku I Nyoman Swastika menjelaskan bahwa upacara ini bertujuan untuk menebus roh para korban dan juga untuk meminta maaf atas kesalahan yang terjadi selama pembangunan resort.

Selama proses pembangunan, dua pohon besar ditebang tanpa izin dari pemiliknya yang bersifat gaib.

"Ada dua pohon besar yang ditebang tanpa izin pemilik (niskala). Tadi kita spiritualkan, dan pemiliknya muncul dalam bentuk lanang istri. Beliau meminta agar tempatnya dihidupkan kembali, bukan dengan menghidupkan kembali pohon tersebut, melainkan dengan mengikatkan saput poleng pada sisa pohon. Dengan cara ini, semoga resort tidak diganggu lagi," ujar Jro Mangku I Nyoman Swastika.

Selain sosok lanang istri, ada juga makhluk gaib berbentuk anak-anak kecil yang sering mengganggu di resort ini. Mereka tidak memiliki tempat tinggal, jadi rencananya akan dibuatkan tempat khusus untuk mereka.

Selama pembangunan, terdapat telaga niskala di area lift yang ditimbun. Untuk meredakan aura negatif dari telaga tersebut, Jro Mangku Swastika menjalankan upakara untuk menghidupkan kembali roh telaga tersebut dengan menggunakan daksina.

Ni Luh Suati, yang bertugas menyediakan banten untuk upacara ini, mengatakan bahwa persiapannya dilakukan dengan cepat karena sifat mendesak dari upacara ini, yang direkomendasikan oleh para tokoh agama Hindu di Bali.

Owner Ayu Terra Resort, Linggawati Utomo, menjelaskan bahwa upacara ini dilakukan atas saran dari tokoh-tokoh agama Hindu.

Tujuannya adalah menjauhkan resort dari energi negatif dan peristiwa tak diinginkan. Dia juga mengungkapkan bahwa meskipun sudah ada banyak pemesanan, hotel akan dibuka kembali setelah kondisi menjadi lebih kondusif dan area hotel sudah dibersihkan.

"Hotel ini telah ditutup selama tiga hari, dan kami berencana untuk membukanya kembali secepat mungkin, tetapi kami akan menunggu hingga situasi kondusif dan area hotel telah dibersihkan. Meskipun sudah ada banyak pemesanan, saya memutuskan untuk membatalkannya," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (1/9), lima karyawan Ayuterra Resort Ubud di Gianyar, Bali, tewas ketika tali lift gondola yang mereka naiki putus.

Tragedi ini terjadi di Ayu Terra Resort, dengan dua korban meninggal di tempat dan tiga lainnya meninggal di rumah sakit akibat cedera kepala berat.

Peristiwa tersebut terjadi saat kelima karyawan tersebut naik lift menuju lobi hotel, ketika tiba-tiba tali sling baja yang mengikat gondola terputus.

Lift gondola meluncur ke bawah dengan cepat dan terkontrol, menyebabkan korban terpental dan jatuh ke bawah.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #ubud #pecaruan #gianyar #niskala #lift maut #hindu #gaib #ayuterra resort