TABANAN BALI EXPRESS - Setelah dikunjungi oleh tim Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dari Kementerian Keuangan dan Bappenas, proses revitalisasi pasar induk Tabanan sudah berjalan, rencananya pasar Tabanan yang baru nantinya akan mengembalikan keberadaan gedung bioskop yang sempat dimiliki oleh pasar ini di tahun 1990 an silam.
Kepala Bapelitbang (Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan) Tabanan, I Gede Urip Gunawan, menyatakan jika pada bangunan baru pasar Tabanan ini, dipastikan akan ada gedung bioskopnya.
"Untuk rincian desainnya belum fix, karena masih dalam tahap kajian, jadi belum bisa diuraikan seperti apa rinciannya. Namun untuk gedung bioskopnya, dipastikan akan dibangun lagi pada gedung baru ini," jelasnya beberapa waktu lalu.
Urip menambahkan, target pembangunan Pasar Tabanan berskala modern ini dilaksanakan pada 2025. Namun dilanjutkan Urip Pemkab Tabanan memohon agar bisa dimajukan pada 2024 mendatang.
Untuk rencana pe,bangunannya Urip menyebutkan prosesnya akan dimulai secara bertahap. Kemungkinan prosesnya akan dimulai dari pembangunan di terminal yang nantinya akan dikondisikan sebagai tempat parkir transit.
Selanjutnya baru melakukan revitalisasi pada bangunan utama gedung pasar yang juga dilakukan secara bertahap. "Karena prosesnya secara bertahap, kami rencananya tidak akan merelokasi pedagang yang ada," lanjutnya.
Untuk saat ini, jumlah pedagang yang ada di Pasar Tabanan jumlahnya mencapai 861 pedagang. Jika nanti revitalisasi dilakukan, maka para pedagang ini akan dicarikan los sementara di lokasi yang tidak dilakukan pembangunan.
Sedangkan untuk anggaran, Urip menjelaskan estimasi biaya untuk proses revitalisasi ini mencapai Rp 1 triliun. "Namun itu baru estimasi ya, untuk detail itu di pra kualifikasi dan setelah itu kembali lagi rekanan yang menghitung secara detail," tambahnya. (*)