DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 500 anak-anak menarikan tari rejang dewa di kawasan Jalan Hayam Wuruk Denpasar, Minggu (8/10) pukul 17.00 Wita.
Ke-500 anak-anak perempuan ini merupakan para siswi beberapa sekolah dasar yang ada di wewidangan Desa Adat Denpasar.
Pementasan ini serangkaian karya “Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Lan Balik Sumpah” di Pura Dalem Tungkub, Pura Kahyangan, Pura Mrajapati Desa Adat Pagan, Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur.
Sesuai eedan (susuna acara) karya, pada Minggu (8/10, dilaksanakan upacara melasti dan mapakelem di Pantai Padanggalak, Desa Kesiman, Denpasar.
Dalam upacara ini seluruh sesuhunan yang di lingkungan pura dadya, pura panti, dan pura kawitan beserta Ida Bhatara di Pura Dalem Tungkuib melakukan upacara penyucian ke Pantai Padanggalak.
Dipuput dua sulinggih Ide Pedanda Gede Made Karang dan Ide Pedanda Gede Raka Timbul, upacara melasti ini dirangkai dengan upacara pakelem berupa kambing, bebek dan ayam.
Seusai upacara melasti, dilaksanakan upacara mendak siwi dan pemendak agung di Pura Dalem Tungkub, Jalan Kapten Japa, Denpasar.
Prosesi pemendakan agung ini diawali di Jalan Hayam Wuruk, dengan disambut tari rejang dewa yang dibawakan 500 anak-anak perempuan.
Rangkaian upacara ini juga diisi dengan nedunan batara tirta dari Pura Desa Adat Pagan yang berada di Jalan Ratna, Denpasar.
Setelah dua iring-iringan ini bertemu di simpang tiga Jalan Plawa dan Hayam Wuruk, dilanjutkan menuju Pura Dalem Tungkub.
Setiba di jaba Pura Dalem Tungkub, Ida Bhatara dan Sesuhunan disambut dengan upacara mendak siwi dan pemendak agung bersarana banten bebangkit dan tapakan kambing, dipuput Ide Pedanda Gede Putra Keniten.
Rangkaian upacara “Mamungkah, Ngenteg Linggih, padudusan Agung lan Balik Sumpah” di Pura Dalem Tungkub, Pura Kahyangan, Pura Mrajapati Desa Adat Pagan ini berlanjut pada Anggara Wage Matal, Selasa (10/10) pukul 10.00 Wita berupa upacara Mepepada Tawur. Kemudian pada Rabu (11/10) dilanjutkan dengan tawur Nyatur Muka dan Pedanan. Pada Kamis (12/10) upacara Mapepada dan Memban Karya. Sementara puncak karya berlangsung Sabtu (14/10) mulai pukul 08.30.
Editor : Nyoman Suarna