KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Pemkab Klungkung membuka seleksi pejabat eselon II untuk lima posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klungkung.
Lima jabatan itu diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Klungkung, dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung. Dari 5 formasi yang dibuka, posisi Kepala Badan Riset dan Inovasi Kabupaten Klungkung menjadi yang paling diminati.
Meskipun terkesan menjadi jabatan incaran, Fraksi NasDem DPRD Klungkung justru menilai jika pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung ini tidak memberikan hasil yang signifikan dalam pemerintahan.
“Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung dibentuk dengan perda terkesan tergesa–gesa dan sangat mendesak dibentuk. Ditinjau dari efektivitas kelembagaan tidak signifikan memberikan outcome,” ujar I Wayan Mudayana ketika menyampaikan pemandangan umum Fraksi NasDem dalam paripurna yang digelar Senin (16/10).
Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan bahwa, sebelum ia mengundurkan diri sebagai Bupati karena akan bertarung di DPRD Provinsi Bali, ia merasa harus segera memilih pejabat untuk mengisi lima formasi yang lowong tersebut.
Namun sebelum itu, dirinya sudah berkoordinasi dengan Kemendagri dan Komisi ASN terkait hal ini.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Kemendagri dan Komisi ASN terkait hal ini dan memang diperbolehkan saya memakai hak prerogatif saya sebelum berhenti jadi Bupati. Jadi saya jalan terus (rekrutmen)," ungkapnya, Senin (16/10).
Terlebih ia tidak ingin membiarkan lima posisi Kepala OPD itu kosong terlalu lama karena dikhawatirkan dapat menghambat proses pengambilan keputusan. Sehingg Bupati asal Nusa Ceningan itu menargetkan Kepala Dinas yang baru sudah dilantik paling lambat, Jumat (20/10) mendatang.
" Saya tidak mengosongkan posisi kadis terlalu lama, yang membuat roda pemerintahan tidak berjalan maksimal. Karena Plt atau Pj nanti tentu tidak bisa ambil keputusan cepat, jika posisi pimpinan beberapa OPD masih kosong, apalagi Bapelitbang," paparnya.
Dan berdasarkan data BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Klungkung, formasi Kepala Badan, Riset, dan Inovasi Daerah Klungkung menjadi posisi paling diminati yakni hingga Senin (17/10) sudah ada 8 orang pelamar.
Tiga diantaranya yakni Kabag Umum I Ketut Budiarta, Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara, serta Kabag Pemerintahan dan Kesra I Komang Widyasa Putra.
Selanjutnya jabatan Kepala Dinas Kesehatan ada lima orang pelamar, tiga ddiantaranya Wadir RSUD Klungkung, drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, drg. I Wayan Jaya Putra, dan Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Ida Ayu Megawati.
Formasi Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah Klungkung diperebutkan 5 nama. Diantaranya Kabag Organisasi I Ketut Arie Gunawan, Camat Klungkung I Putu Arnawa, dan Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma.
Kemudian jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung diperebutkan 4 nama. Dua diantaranya Kabag Pembangunan I Nyoman Sidang, dan Ida Bagus Gede Eka Putra.
Sementara formasi kadis BKPSDM diperbutkan 4 nama, dimana dua diantaranya adalah Ida Bagus Wirawan Adi Putra, dan I Gusti Made Ayu Anom Yuliati. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana