KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Polsek Nusa Penida terus menyelidiki kasus pemukulan yang dilakukan oknum pecalang berinisial IGK terhadap seorang pemuda MJ, 25, saat melintas di Jalan Raya Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu (28/10).
Korban sendiri telah menjalani visum, karena mengalami luka-luka dari pemukulan tersebut. Kendatipun demikian belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.
Menurut Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta yang dikonfirmasi Senin (30/10), pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku maupun korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Meskipun demikian, pihaknya belum menetapkan tersangka dari kasus tersebut.
"Kami belum menetapkan tersangka dari kasus ini karena kami masih penyelidikan," tegasnya.
Ditambahkannya jika untuk korban sudah dilakukan visum. Dimana akibat pemukulan tersebut korban mengalami
luka pada bibir,dan benjol pada jidat,serta pelipis kiri dan kanan.
"Ya korban sudah kami visum," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa saat peristiwa itu terjadi korban korban yang mengemudikan mobil akan keluar dari Pelabuhan Banjar Nyuh. Namun didepan kantor Angel Billabong terjadi kemacetan kemudian korban didatangi oleh oknum Pecalang yang sedang berjaga bernama IGK lalu menyuruh korban memundurkan mobil yang dikemudikannya.
Namun korban tidak memundurkan mobilnya karena dibelakang mobil korban ada mobil lain. Kemudian korban diminta untuk meminggirkan mobilnya ke samping namun korban tidak melakukannya karena di samping mobil korban ada mobil lain.
Sehingga korban disuruh keluar dari mobilnya dan Pecalang itu yang akan meminggirkan mobil korban sambil berkata “Kalau kamu tidak bisa bawa mobil jangan bawa mobil” yang membuat korban merasa tersinggung.
Selanjutnya korban keluar dari mobil dan sempat mengatakan "apa bli" dan setelah korban mengucapkan kata tersebut Pecalang itu langsung memukul korban pada bagian mulut dan diikuti oleh beberapa temannya yang berada di lokasi ikut memukul korban pada bagian muka, leher, dan dada.
Sampai kemudian ada seseorang yang tidak diketahui namanya datang melerai dan mengamankan korban. Akibatnya korban mengalami luka pada bibir, dan benjol pada jidat, serta pelipis kiri dan kanan.
Atas peristiwa itu, korban pun melapor ke Polsek Nusa Penida. Diduga peristiwa itu terjadi karena kedua belah pihak sama-sama 'panas' hingga peristiwa pemukulan. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana