BANGLI, BALI EXPRESS- Seorang remaja asal salah satu desa di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali berinisial NKY,17, harus berurusan dengan polisi karena diduga melakukan aksi pencurian kendaraan motor (curanmor).
Remaja putus sekolah ini ditangkap jajaran Polsek Kintamani setelah menerima laporan curanmor Honda Vario milik korban berinisial Ni Kadek ILD,14.
Pelaku di bawah umur melakukan aksi curanmor di dekat Puskesmas Kintamani 1, Desa Kintamani pada Jumat, 27 Oktober 2023 sekira pukul 11.00 WITA.
Kapolsek Kintamani Kompol Ruli Agus Susanto mengatakan bahwa pelaku ditangkap berselang sehari setelah mencuri motor korban.
Penangkapan berawal ketika Tim Opsnal Polsek Kintamani yang tengah melakukan penyelidikan kasus itu mendapat informasi bahwa ada dua orang yang melintas di Banjar Kayukapas, Desa Kintamani mengendarai sepeda motor Honda Vario yang sama persis dengan milik korban.
“Selanjutnya Tim Opsnal dibantu oleh beberapa masyarakat berhasil menghentikan kendaraan tersebut,” kata Ruli Selasa, 31 Oktober 2023.
Saat diinterogasi, NKY yang mengendarai sepeda motor itu sempat berdalih bahwa sepeda motor itu disewa dari seseorang yang tidak dikenal Rp300 ribu.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, NKY tidak bisa mengelak. Dia mengakui bahwa sepeda motor itu barang curian.
Kepada polisi, pelaku mengaku nekat mencuri sepeda motor itu karena sudah janji apel ke rumah pacarnya, tapi motornya rusak.
“Sepeda motor milik pelaku rusak dan pelaku janjian dengan pacarnya untuk main ke rumah pacarnya, sehingga pelaku nekat mengambil sepeda motor milik korban,” jelas Ruli.
Pelaku dengan mudah mengambil sepeda motor tersebut karena kunci kontaknya diperkirakan bermasalah. Saat itu, korban juga tengah berada di sekolahnya.
“Korban ini pelajar, bawa motor tapi di parkir di sana, tidak dibawa ke sekolah,” tandas Ruli.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 362 KUHP. Untuk sementara, dia tidak ditahan di kantor polisi, tapi wajib lapor setiap hari.
“Untuk sementara ami titip kepada orang tuanya sampai berkasnya rampung, tetapi dia setiap hari absen ke polsek,” pungkas Ruli. (*)
Editor : I Made Mertawan