Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Harga Cabai Melambung: Begini Cara Mengawetkan dan Mengolah Cabai Busuk agar Bermanfaat

Nyoman Suarna • Kamis, 9 November 2023 | 18:30 WIB
CABAI: Cabai busuk sebaiknya tidak dikonsumsi. Jika terpaksa, bisa diolah untuk menghilangkan bakteri jahat. Ini cara mengawetkan cabai agar tahan lama.
CABAI: Cabai busuk sebaiknya tidak dikonsumsi. Jika terpaksa, bisa diolah untuk menghilangkan bakteri jahat. Ini cara mengawetkan cabai agar tahan lama.

BALI EXPRESS – Selama sebulan ini harga cabai di Pasar Badung, Denpasar Bali naik-turun bahkan cenderung melambung.

Hari ini, Kamis (9/11), misalnya, harga cabai serentak naik.

Cabai merah besar segar yang semula berada di harga Rp 45.000 per kilogram, melambung Rp 60.000 per kilogram.

Cabai merah keriting semula Rp 60.000 per kilogram, naik Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 70.000 per kilogram.

Namun cabai rawit hijau segar masih menetap di harga Rp 30.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah yang semula sempat turun di harga Rp 50.000 per kilogram, hari ini kembali melambung menjadi Rp 70.000 per kilogram.

Di tengah melambung harga cabai, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengawetkan cabai agar tahan lama.

Sehingga ketika harga cabai mahal, Anda masih aman karena punya stok.

Dikutif dari Antara, Ragil Imam Wibowo atau yang dikenal dengan Chef Ragil tidak menyarankan cabai busuk untuk dikonsumsi, namun jika terpaksa, cabai busuk harus dimasak dan direbus untuk menghilangkan bakteri jahat.

Cabai busuk tersebut harus dimasak dengan air mendidih. Ketika air rebusan mengeluarkan busa, busanya harus diambil sampai hilang sama sekali. Hal ini  untuk menghilangkan bakteri jahat.

Meskipun tidak bisa dikonsumsi, kata Ragil, cabai busuk masih bisa dimanfaatkan untuk digunakan sebagai pupuk tanaman.

Ia juga menyarankan untuk selalu memilih cabai segar yang masih keras dan jangan memilih cabai empuk karena sudah tidak segar.

Menurut Chef Ragil, ada beberapa cara yang bisa digunakan agar cabai bisa tahan lama dan tidak cepat busuk.

Baca Juga: Link Live Streaming Persija Jakarta vs Persikabo 1973: Saatnya Mengamuk di Kandang

Caranya adalah dengan mengolahnya menjadi bumbu matang dan disimpan di lemari pembeku.

Setelah menjadi bumbu, dimatangkan, lalu taruh di freezer.

Cabai segar yang baru dibeli sebaiknya langsung disimpan di dalam lemari pembeku agar bertahan lebih lama dan tidak cepat busuk.

Saat ingin digunakan untuk memasak, cabai cukup dikeluarkan dan bisa langsung diproses untuk dijadikan bumbu.

Selain disimpan di lemari pembeku, cabai juga bisa dikeringkan agar bisa disimpan lebih lama.

Meskipun rasanya akan kurang kuat ketimbang memakai cabai segar, namun tidak jauh berbeda dan masih enak dikonsumsi.

Jika ingin mencari bahan pengganti cabai merah segar, bisa menggunakan cabai Jawa, sugar pepper atau long pepper.

Editor : Nyoman Suarna
#mengawetkan #busuk #cabai #harga #melambung