Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mulai Tempati Kios di Pasar Tematik Wisata Semarapura, Ini Harapan Pedagang

I Dewa Gede Rastana • Senin, 27 November 2023 | 17:56 WIB
BUKA : Kios milik Gede Aditya yang sudah mulai buka di Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Samarapura.
BUKA : Kios milik Gede Aditya yang sudah mulai buka di Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Samarapura.


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Pasca diremikannya Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Semarapura pada 31 Oktober 2023 lalu, para pedagang kini mulai menempati kios baru. Meskipun belum seluruh kios buka, namun pasar itu sudah cukup ramai dikunjungi masyarakat yang penasaran dengan tampilan baru pasar yang dibangun dengan realisasi anggaran DAK sebesar Rp74,9 Miliar.

 

 


Pantauan di lapangan Minggu (26/11), meskipun belum 100 persen fasilitas di Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Semarapura berfungsi, namun masyarakat sudah ramai mengunjungi pasar ini. Terlebih sejumlah kios yang menjual kain sudah ada yang buka. Namun memang Sebagian besar pedagang yang terdiri dari dari pedagang emas dan kain masih menyiapkan rak hingga etalase jualan mereka.

 


Salah satu pedagang yang buka adalah I Gede Aditya, 30, warga Banjar Gerombong, Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Klungkung. Ia menuturkan jika kios miliknya sudah sekitar satu minggu lebih buka kembali di Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Semarapura. Dan menurutnya ada saja pembeli yang mampir meskipun belum terlalu ramai.

 

 


“Baru seminggu buka lagi ya astungkara lumayan ada pembeli,” ujarnya.

 


Selama pembangunan pasar, kios ‘Fortuna’ miliknya direlokasi ke Blok C. Dimana ia menjual berbagai jenis kain, mulai dari endek, batik, hingga songket.

 


Dan kini secara bertahap ia dibantu para karyawannya sudah memindahkan barang-barang dagangannya ke kios anyar. Meskipun menurutnya kios baru yang ia tempati saat ini posisinya bergeser satu blok ke selatan. “Baru sekitar 60 persen barang saya pindahkan kesini. Untuk ukuran kios sama dengan yang dulu, cuma posisinya bergeser ke selatan,” imbuhnya.

 

 


Kendatipun demikian, dirinya mengaku senang dengan Gedung baru Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Semarapura ini, selain lebih bersih juga tidak panas karena ada AC-nya. Hanya saja pihaknya mendapatkan informasi jika para pedagang akan dikenakan biaya listrik Rp40 ribu per hari akibat penggunaan AC tersebut.

 

 


Dan apabila hal itu benar diterapkan, dirinya mengaku keberatan karena biaya itu cukup tinggi. “Kalau per hari dikenakan biaya listrik Rp40 ribu, sebulannya berapa kami harus mengeluarkan biaya. Dan itu cukup berat,” sebutnya.

 

 


Belum lagi biaya parkir progresif yang disebut-sebut juga dikenakan kepada para pedagang yang membawa sepeda motor. “Nanti kan mau pakai e-parkir dan progresif, jadi parkir dibayar per jam. Sedangkan kami berjualan dari jam 8 sampai jam 5 setiap harinya. Katanya sih nanti pedagang akan dikasi kartu, tapi bagaimana sistemnya nanti kami belum tahu,” papar pria yang sudah generasi kedua meneruskan usaha milik keluarganya.

 

 


Atas kondisi tersebut, pihaknya pun berharap agar sistem yang berlaku dapat seperti dulu sebelum pasar direnovasi. Selain itu sebagai pedagang ia berharap kunjungan ke Pasar Tematik Wisata Pasar Umum Semarapura lebih ramai dari sebelumnya, tidak hanya pengunjung lokal namun juga wisatawan mancanegara.

 


“Kalau dulu tidak bayar listrik, ya intinya kami memohon agar diringankan,” tandasnya. (*)

Photo
Photo
Editor : I Dewa Gede Rastana
#pedagang #bali #pasar umum semarapura #parkir #klungkung #biaya listrik #Pasar Tematik